Penentuan Cagub Gerindra Tunggu Survei


korankaltim
korankaltim
2017-05-20 07:10:25
Yusran: Komunikasi Politik Kita Lakukan ke Semua Parpol



PENAJAM – Penentuan dan penetapan pasangan calon gubenur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Kaltim kelak diusung Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) maju di Pilgub Kaltim 2018, DPD Partai Gerindra Kaltim menunggu hasil survei. Hal ini ditegaskan Ketua DPD Gerindra KaltimYusran Aspar kepada Koran Kaltim, Jumat (19/5) kemarin.

“Untuk nama-nama cagub dan cawagub belum ada, karena masih menunggu hasil survei dari konsultan yang ditunjuk partai, di mana mereka akan menyampaikan rekomendasi siapa nama-nama yang diusung sebelum dilakukan deklarasi,” katanya.

Bupati Penajam Paser Utara (PPU) ini menerangkan, sesuai jadwalrekomendasi konsultan, survei tersebut akan disampaikan bulan ini. Rekomendasi langsung dibacakan secara terbuka dalam lingkup pengurus Partai Gerindra, jadi survei ini bukan hanya untuk dirinya saja, tetapi seluruh calon yang ingin diusung Partai Gerindra.

Diakuinya, hingga saat ini pihaknya telah dan akan melakukan komunikasi politik dengan seluruh partai politik yang ada, tak lain untuk mencari peluang koalisi di Pilgub Kaltim mendatang. Sehingga, Gerindra bisa semakin kuat di Pilgub tersebut.

“Saya minta survei dilakukan secara murni dan tanpa ada tekanan, pesanan atau intervensi. Jadi, harus dibuat sejujurnya dan diserahkan kepada kami. Apa saja rekomendasi diberikan konsultan sesuai hasil survei,” tegasnya.

Dibeberkan Yusran, survei itu dilakukan atas inisiatifnya dan bukan perintah DPP Gerindra, hal itu dilakukan agar pihaknya mendapatkan calon yang sesuai dengan harapan masyarakat dan partai. Namun, seluruh keputusan tetap berada di DPP.

Sementara itu, terkait calon bupati dan calon wabup PPU juga dilakukan hal yang sama layaknya provinsi. Namun, seluruh keputusan berada di DPP, jadi DPD Kaltim dan DPC PPU dalam posisi yang sama, yakni mengikuti perintah atau komando DPP.

“Kita semua di provinsi dan kabupaten posisinya sama, mengikuti komando pusat. Namun, kita berikan masukan ke pusat, kami juga belum bisa berandai-andai apakah kelak ada koalisi dengan parpol lain seperti di pusat, yakni Gerindra-PKS kelak. Tapi, semua itu bisa saja terjadi, kita lihat saja seperti apa perkembangannya,” pungkasnya. (nav)

loading...

baca LAINNYA