Published On: Rab, Apr 17th, 2013

Pengamanan Pilwali Tarakan Diusulkan Rp3 Miliar

TARAKAN— Meski anggaran untuk penyelenggara Pilkada belum final, tetapi rapat pembahasan anggaran Pilkada terus dilakukan DPRD Tarakan. Salah satunya adalah soal anggaran pengamanan yang akan digelontorkan ke Polri.
Seperti dikatakan Kapolres Tarakan AKBP Desman S Tarigan ketika dikonfirmasi usai rapat pembahasan anggaran Pilkada di DPRD Tarakan Senin (15/04) kemarin. “Awalnya memang kita mengusulkan Rp. 3,9 miliar karena ada penambahan pasukan BKO dari luar daerah untuk mengamankan jalannya Pilkada. Tetapi masih harus direvisi lagi karena anggaran dari TNI belum kita masukkan,” ujarnya.
Mantan Kapolres Malinau ini menjelaskan, saat pengajuan anggaran Pilkada, pihaknya belum memasukkan pos anggaran untuk TNI. Pengalaman sebelumnya, TNI mengajukan anggaran terpisah.      “Ternyata unsur TNI tidak kita gabung anggarannya, jadi Polres mengajukan anggaran sendiri, ternyata menurut UU semua aparat digabung di anggaran Polres termasuk TNI. Tetapi kan belum final, rapat akan kita lakukan untuk menyusun anggaran kembali,” imbuhnya
Ia menambahkan, anggaran yang diusulkan juga mencakup Pilkada putaran kedua. Menurutnya, melihat dari kondisi politik saat ini dan jumlah pasangan calon, diperkirakan Pilkada berlangsung dalam dua putaran.
Kegiatan pengamanan, ujar Kapolres, akan dimulai dari tahap pendaftaran pasangan calon, gelar pasukan selama proses kampanye dan urutan tahapan Pilkada.  “Dari pendaftaran, kampanye, masa tenang, pemungutan suara dan penetapan hasil di putaran pertama kemudian tahapan Pilkada di putaran kedua semua anggaran yang diperlukan TNI/Polri kita persiapkan dan masuk dalam usulan sampai kepada pelantikan calon terpilih. Karena nanti kita juga akan melibatkan BKO dari luar daerah harus dipersiapkan anggaran akomodasi, makanya anggarannya cukup besar,” bebernya
Soal pelanggaran Pilkada yang masuk dalam proses hukum, menurutnya, diperkirakan akan ada 10 kasus. “Terbagi dalam 6 kasus berat, dan 4 kasus sedang. Jadi untuk kemungkinan penanganan 10 kasus juga kita pertimbangkan dalam usulan anggarannya,” pungkasnya
Rapat pembahasan anggaran akan kembali dilakukan pada 23 April mendatang. “Makanya kita pastikan minggu ini selesai, jadi dalam rapat di tanggal 23 mendatang itu kita sudah memiliki anggaran usulan yang lengkap dan sesuai dengan kebutuhan aparat dalam pengamanan Pilkada,” tegasnya. (Saf)

Bagikan Berita Ini

  • Facebook
  • Twitter
  • Blogger

About the Author

korkal99 - Berita koran harian di kalimantan timur, Kutai Kartanegara, Bontang, Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara, Berau, Bulungan, politik, pemilu, pilkada, kriminal, olahraga, ekonomi

Email
Print
WP Socializer Aakash Web