Pengedar Upal, Diancam 15 Tahun Penjara

0
1

BALIKPAPAN-Anggota Polsek Balikpapan Utara melayangkan surat kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan. Hal itu dilakukan sebagai proses penyelidikan terkait peredaran uang palsu yang tengah ditangani Polsek Balikpapan Utara.
Sebelumnya ditangkap Saripudin (47) yang diduga membelanjakan tiga lembar pecahan Rp100 ribu.
Kapolsek Balikpapan Utara, AKP Sarbini melalui Panit Reskrim Ipda Nikson Sitompul menyerahkan barang bukti tiga lembar yang diduga Upal untuk diperiksa. “Karena yang mempunyai kompetensi BI maka kami meminta klarifikasi kepada BI untuk memeriksa kebenarannya,”ujar Nikson kepada Koran Kaltim pada Kamis (6/10).
Berdasarkan pemeriksaan awal oleh pihak BI, tiga lembar pecahan Rp 100 ribu tersebut diduga kuat Upal.
”Jika nanti keterangan dari BI menyatakan uang palsu, selanjutnya kami akan melengkapi BAP dari BI,”bebernya.
Tersangka saat ini masih mendekam di jeruji besi Mako Polsek Balikpapan Utara, jika terbukti Upal warga Kampung Baru Balikpapan Barat ini terancam menjalani hukuman berat. Di mana Polisi menjerat dengan Pasal 36 Undang- Undang nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang dengan ancaman 15 tahun penjara.
“Karena dia mengedarkan atau membelanjakan uang palsu itu dengan sengaja,”tegasnya.
Nikson menambahkan saat ini pihaknya masih memburu orang yang memberikan uang palsu tersebut pada Saripudin yanf berinisial ER.
“Sudah kita datangi rumahnya di Kampung Baru ternyata sudah tidak ada, kami masih melakukan pengejaran,”tandasnya. (yud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here