Pengurasan Terakhir di Bak IPA Gunung Lipan


korankaltim
korankaltim
2016-11-24 06:00:05
SAMARINDA – Untuk membersihkan endapan dan sedimen yang ada di dalam pipa, Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Tirta Kencana Samarinda Gunung Lipan Samarinda Seberang melalukan pengurasan pada sejumlah bak penampungan dan bak penenang Selasa (22/11) lalu. Pengurasan tersebut, merupakan yang ketiga atau yang terakhir dilakukan untuk periode tahun 2016. “Idealnya memang dalam setahun 3 kali dikuras, berarti ini yang terakhir,” ujar petugas laboratorium IPA Gunung Lipan Wahyudi, Rabu (23/11) kemarin.

Ia menuturkan, pengurasan IPA sempat tertunda pelaksanannya karena pengurasan yang sedianya dijadwalkan pada pertengahan bulan November lalu harus mundur, karena Samarinda menjadi tuan rumah untuk beberapa kegiatan berskala nasional.

Waktu pengurasan yang dilakukan kemarin cukup singkat, karena hanya berlangsung sekitar 6 jam saja, sehingga setelah proses selesai distribusi segera normal kembali. “Siang pengurasannya kemarin, jam 06.00 sampai jam 12.00 wita, “ katanya.

Kalau hingga akhir tahun 2016 mendatang tidak ada hal-hal yang membuat endapan atau sedimen meningkat, maka bisa diperkirakan tidak akan ada pegurasan lagi hingga akhir tahun 2016. “Penyebabnya banjir biasanya, jadi air itu keruh sehingga endapannya banyak. Kalau tidak di bersihkan produksi bisa menurun, kan volume air jadi berkurang karena tertutup sedimen didasar bak,” paparnya.

IPA yang memiliki kapasitas produksi 300 liter perdetik tersebut, saat ini menyuplai kebutuhan air bersih untuk wilayah Kecamatan Samarinda Seberang dan sekitarnya, serta sebagian Kecamatan Palaran. Namun ia mengatakan secara fisik dan sumberdaya yang ada, menghadapi perkembangan dan penambahan jumlah penduduk, yang berimbas pada meningkatnya kebutuhan air bersih, IPA Gunung Lipan bisa memaksimalkan kapasitas produksinya emnjadi 400 liter perdetik. “Tinggal bangun filter dan tambah pompa intake, bisa dimaksimalkan sampai 400 liter perdetik,” pungkasnya. (rs616)

baca LAINNYA