Breaking News
Home >> PEMKAB_KUTAI KARTANEGARA >> Pengusaha Sarang Walet Diminta Lengkapi Izin

Pengusaha Sarang Walet Diminta Lengkapi Izin

Genjot Pendapatan Asli Daerah

TENGGARONG – Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kutai Kartanegara, Adinur mengimbau pengusaha sarang burung walet agar melengkapi perizinan.
“Hal tersebut sebagai upaya mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah yang salah satu komponennya dari sektor Pajak Daerah,” ujar Adinur, Kamis (17/11).
Adinur mengatakan, dari 11 jenis pajak daerah yang dikelola Dispenda  Kukar berdasarkan UU 28/2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah serta Perda 2/2011 tentang Pajak Daerah, bahwa salah satu potensi penerimaan daerah bersumber dari usaha sarang burung walet.
“Budidaya walet yang menjamur di wilayah Kukar sangat dapat dijadikan salah satu sumber penyumbang peningkatan PAD,”  ujarnya.
Menurutnya, hal tersebut jika dikelola dengan baik, tentunya akan meningkatkan PAD.
Untuk diketahui, sektor PAD me-mang digenjot Pemkab Kukar, di tengah turunnya dana transfer bagi hasil pajak dan bukan pajak.
Adinur mengatakan, belum optimalnya peneri-maan dari pajak sarang bu-rung walet ini dikarenakan beberapa kendala yang dihadapi, terutama legalitas atau perizinan terhadap usaha sarang burung walet yang mereka miliki, disamping produksi sarang burung walet yang mereka usahakan belum menghasilkan.
Hingga bulan November 2016, dikatakannya ada beberapa pengusaha sarang burung walet telah melaksanakan penyetoran pajak sarang burung waletnya. Kontribusi dari para pengusaha walet ini sangat diapresiasi pihak Dispenda Kukar.
”Terima kasih dan penghargaan tinggi atas kontribusi para pengusaha sarang burung walet yang telah turut memberikan andil pada kesinambungan pembangunan di Kukar dengan membayar pajak sarang burung walet. Hal ini patut menjadi contoh bagi para pengusaha walet lainnsya,” demikian ujarnya. (hmp02)