Peralihan Wewenang Timbulkan Pro dan Kontra


korankaltim
korankaltim
2016-10-04 05:00:13
PENAJAM - Pelimpahan wewenang Pendidikan Menengah (Dikmen) yakni SMA/SMK dari Kabupaten/Kota ke Provinsi ternyata menuai pro dan kontra beberapa wilayah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Marjani mengatakan karena menimbulkan pro dan kontrak, maka perlu dipertimbangkan kembali rencana pengalihan tersebut, agar dalam pelaksanaanya terjadi persepsi yang sama dan tidak menjadi kendala dalam memajukan pendidikan di daerah. “Kondisinya saat ini ada beberapa daerah yang hanya menerima rencana itu namun ada pula yang menolak kebijakan tersebut, seperti Kota Surabaya dan Blitar yang menggugat kewenangan itu, namun hingga saat ini belum ada keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK),” tukasnya.

Diterangkannya, yang harus dipertimbangkan adalah proses administrasi jadi semakin jauh tadinya hanya cukup dituntas di daerah, tetapi nanti segala urusan harus ke provinsi, sehingga membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit. (nav)

baca LAINNYA