Home >> Samarinda >> Periksa IVA dan Papsmear di Hari Guru
FOKUS IBU GURU: Suasana kegiatan penyuluhan IVA dan Papsmear kemarin.
FOKUS IBU GURU: Suasana kegiatan penyuluhan IVA dan Papsmear kemarin.

Periksa IVA dan Papsmear di Hari Guru

SAMARINDA – Peran guru sangat penting untuk mendukung kualitas sumber daya manusia sekarang ini. Hal inilah yang mendasari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) menggelar pemeriksaan Inpeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan tes skrining untuk kanker serviks / kanker mulut rahim atau papsmear yang bagi para guru maupun istri guru.
Wakil Walikota Samarinda Nusiyrwan Ismail menjelaskan, penderita kanker serviks saat ini cukup banyak. “Bahkan setiap tahunnya ada 15 ribu orang bisa terkena penyakit ini dan yang meninggalpun lebih banyak, makanya sebelum stadiumnya tinggi, pemerintah mendukung agar para wanita tidak perlu khawatir untuk memeriksa. Akan lebih baik jika mengetahuinya sejak dini,” ujar Nusyirwan. “Dalam momen Hari Guru, kami meminta agar para guru dan istri guru juga bisa mengikuti pemeriksaan karena peran guru itu penting untuk mencetak generasi penerus bangsa,” tambahnya.
Kepala Unit Manajemen Pelayanan Kesehatan Primer Desy Liana Siregar mengatakan pelayanan pemeriksaan kanker serviks khususnya ditujukan untuk peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). “Karena ini momen Hari Huru makanya kami pun berniat untuk memeriksa guru dan istri guru sebagai bentuk dukungan kami terhadap mereka,” ujar Desy. “Pemeriksaan ini tetap berlanjut untuk kedepannya agar penderita kanker serviks bisa berkurang karena sudah terdeteksi sejak awal,” tambahnya.
Selain itu kegiatan yang diselenggarakan serentak secara nasional ini bekerjasama dengan Organisasi Aksi Solidaritad Era (OASE) kabinet kerja. “Di Kaltim sudah terselenggara di Samarinda, Kukar, Kutim dan Balikpapan,” paparnya.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Asli Nuryadin menyebutkan dari 12ribu guru yang ada di Samarinda, 60 persennya adalah wanita. “Kami kan mengundang
200 guru, namun yang datang tidak sampai segitu, makanya menurut prediksi kemungkinan masih ada keraguan. Makanya saya pun meminta agar yang belum sempat memeriksa bisa segera memeriksakan, apalagi guru guru ini seperti kata pak wawali memiliki peran penting dalam mendidik anak-anak kita,” kata Asli. (ms315)