Breaking News
Home >> Olahraga Daerah >> Persiapan PON Remaja dan Asian Winter Games
FOKUS: Pasca PON XIX Jabar cabang olahraga sepatu roda Kaltim fokus persiapan PON Remaja dan kejuaraan internasional Asian Winter Games di Jepang.
FOKUS: Pasca PON XIX Jabar cabang olahraga sepatu roda Kaltim fokus persiapan PON Remaja dan kejuaraan internasional Asian Winter Games di Jepang.

Persiapan PON Remaja dan Asian Winter Games

Cabor Sepatu Roda Fokus Pembinaan Atlet Muda

SAMARINDA – Setelah gagal pada ajang PON XIX 2016 Jabar, cabor sepatu roda Kaltim tak lantas berdiam diri. Sejumlah pekerjaan rumah menanti. Setidaknya, persiap­an seleksi atlet unurk PON Remaja II di Jawa Tengah pada November 2017 nanti.
Ya, sepatu roda Kaltim sudah memulai persiapan seleksi atlet lokal. Setidaknya, kali ini Pengprov Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kaltim fokus pada generasi muda.
Pelatih Sepatu Roda Kaltim, Karta Wibawa mengatakan dalam waktu dekat ini bakal menggelar seleksi atlet untuk mengikuti PON Remaja II di Jateng. Semua daerah akan diundang untuk mengirimkan wakilnya.
“Kami akan mengambil yang terbaik, dengan batasan usia maksimal 17 tahun,” kata Karta Wibawa, Jumat (7/10) kemarin melalui via whattshap.
Dalam seleksi, nantinya akan diambil 12 atlet belia, masing-masing 6 putra dan 6 putri.
“Mereka ini yang akan menjadi regenerasi persiapan PON 2020 di Papua, sehingga perlu dipersiapkan sejak awal,” paparnya.
Selain persiapan seleksi PON Remaja, pihaknya tengah menyeleksi atlet untuk Asian Winter Games, Februari 2017 di Jepang. Kali ini, Karta Wibawa khusus untuk seleksi ice skatting speed.
“Untuk seleksi Asian Winter ini nantinya dari PB yang akan memanggil, jadi kami hanya tinggal menunggu surat panggilan dari sana, ya kemungkinan itu kalau dari Kaltim ada 6 orang yang akan dipanggil dan memang rata-rata itu semua usianya masih muda,” ungkapnya.
Dengan adanya pembinaan atlet usia belia, KArta Wibawa mengaku kedepannya tak akan lagi ksulitan mencari atlet.
“Yang jelas ini juga salah satu pembinaan atlet untuk kedepannya, bagi yang masih muda untuk menambah pengalaman mereka dalam bertanding, sehingga saat PON di Papua nanti mereka bisa lebih matang dalam menghadapi pertandingan,”pungkasnya. (rgn)