Breaking News
Home >> Ekonomi kaltim >> Lagi, Petani PPU Dapat Bantuan Alsintan
ALSINTAN: Wabup PPU, H Mustaqim MZ (tengah), anggota DPR RI dari Dapil Kaltim , Hj. Kasriyah (kanan) dan Kepala Distan PPU, Joko Dwi Febrianto  menunjukan sejumlah Alsintan bantuan dari Kementan untuk petani PPU yang merupakan aspirasi Hj. Kasriyah politikus PPP ini.
ALSINTAN: Wabup PPU, H Mustaqim MZ (tengah), anggota DPR RI dari Dapil Kaltim , Hj. Kasriyah (kanan) dan Kepala Distan PPU, Joko Dwi Febrianto menunjukan sejumlah Alsintan bantuan dari Kementan untuk petani PPU yang merupakan aspirasi Hj. Kasriyah politikus PPP ini.

Lagi, Petani PPU Dapat Bantuan Alsintan

Petani Diminta Kian Giat

PENAJAM – Setelah beberapa waktu lalu petani di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendapatkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI, kini bantuan kembali digelotorkan oleh Kementan, namun bantuan kali ini merupakan aspirasi dari Anggota Komisi IV DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltim dari Partai Persatuan Pembanguan (PPP) untuk petani di PPU.
Di sela – sela penyerahan, Wabup H Mustaqim MZ dalam arahannya berharap agar dengan adanya bantuan alsintan tersebut petani penerima ini bisa meningkatkan kinerja petani dengan hasil memuaskan.
“Kuncinya kerja keras janganlah malas, karena saya melihat bantuan yang diberikan kepada petani di PPU sangatlah luar biasa, telah diberi pupuk, BBM bersubsidi, asuransi gagal panen, jadi selain bekerja jangan lupa untuk berdoa dan memintalah kepada sang pencipta alam semesta ini, apabila berhasil keluarkan zakat agar rezekinya selalu lancar,”ujar Mustaqim.
Sementara itu, lanjutnya, dirinya atas nama Pemkab PPU mengucapkan terima kasih kepada Hj, Kasriyah yang sudah berjuang untuk membantu dalam memenuhi kebutuhan petani sawah, petani tambak ikan, ternak dan petani kebun.
“Inilah salah satu perjuang ibu Hj.Kasriyah dari aspirasinya untuk mensejahterakan rakyat khusus para petani di PPU, terbukti ibu datang membawa bantuan Alsintan. Itu luar biasa bagi petani kita, sebab telah tersedia alat panen, alat pengolah lahan, jadi apalagi yang ditunggu janganlah malas, fungsikan dengan baik alat-alat alsintan ini, hingga sasaran bisa tercapai.
Ia mengakui, saat ini yang menjadi kendala adalah ketersedia air irigasi untuk pertanian, tetapi yakin petani PPU lebih mengerti mengatasi masalah itu sebelum infrastruktur irigasi itu dibanguna oleh pemerintah kelak. Semoga swasembada pangan di tahun 2017 di PPU dapat terwujud,”tukas Mustaqim.
Pada kesempatan itu, Hj Kasriah membeberkan, bantuan Alsintan dari Kementan RI ini diakuinya memang hasil perjuangannya sehingga dapat membantu petani di PPU, adapaun alsintan yang dimaksud yakni, berupa hand traktor sejumlah 14 unit, pompa air 12 unit diberikan langsung untuk petani.
Selain alsintan, tambahnya, ada juga bantuan berupa dana sebesar Rp255 juta yang dibagikan untuk lima kelompok petani padi, perkebunan, tambak atau perikanan. Harapannya dengan bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani di PPU. “Kita ketahui apabila petani tidak diberikan bantuan, maka penghasilannya tidak maksimal pula. Saya sangat berharap sekali bantuan alsintan ini bisa dimaksimalkan jangan dirumahkan. Terkait penggunaannya silakan diatur dalam kelompoknya denganarti kebersamaan yang kuat. Saya janji akan berjuang terus untuk para petani di PPU ini, guna menyejahterakan para petaninya,”tegasnya. (nav)