Home >> Kutai Kartanegara >> Petugas Kebersihan DPRD Kukar Dirumahkan
KERJA BAKTI: Sekretaris DPRD Kukar Awang Ilham membersihkan halaman gedung DPRD bersama stafnya. Petugas kebersihan di DPRD Kukar terpaksa dirumahkan karena tidak adanya anggaran.
KERJA BAKTI: Sekretaris DPRD Kukar Awang Ilham membersihkan halaman gedung DPRD bersama stafnya. Petugas kebersihan di DPRD Kukar terpaksa dirumahkan karena tidak adanya anggaran.

Petugas Kebersihan DPRD Kukar Dirumahkan

Defisit Anggaran, Pegawai Kerja Bakti

TENGGARONG – Puluhan petugas kebersihan dan petugas pertamanan di Sekretariat DPRD dirumahkan. Kebijakan ini diambil menyusul terbatasnya anggaran di instansi yang melayani para wakil rakyat tersebut.
“Cleaning service dan tukang taman sejak bulan ini tidak ada lagi, ini dikarenakan anggaran yang tidak tersedia,” kata Sekretarias DPRD Kukar, H Awang Ilham kepada Koran Kaltim, kemarin.
Ameng, sapaan akrabnya, menjelaskan, defisit anggaran yang dialami Pemkab Kukar menyebabkan banyak kegiatan di Sekretariat DPRD tertunda. Bahkan, sejumlah kegiatan anggota DPRD juga dibatalkan. “Salah satunya ya mengenai petugas kebersihan tadi, kita tidak punya anggarannya,” jelas Ameng.
Untuk mensiasati gedung DPRD tetap bersih, pegawai sekretariat melakukan kerja bakti. Setiap pegawai diwajibkan membersihkan ruangan sendiri dan ruang rapat anggota DPRD.
“Jadi setiap hari pegawai membersihkan ruanganya sendiri, kalau ada rapat maka pegawai yang mengurus kegiatan itu yang membersihkan. Saya sudah tekankan kepada pejabat struktural sampai staf agar membudayakan sikap rasa memiliki dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ujar Ameng.
Jumat (18/11) kemarin, pegawai Sekretariat DPRD melakukan aksi bersih-bersih lingkungan sekitar gedung DPRD Kukar.
Menurut Ameng, kegiatan ini sebagai upaya membiasakan hidup bersih dan sebagai upaya agar pegawai tidak tergantung dengan anggaran dari pemerintah, apalagi di saat defisit anggaran seperti saat ini.
“Khusus di hari Jumat pagi, dalam setiap pekannya kita kerja bakti. Untuk setiap hari kerja saya intruksikan jam setengah empat sebelum pulang kerja, setiap staf wajib membersihkan ruang kerjanya masing-masing,” ungkapnya.
Ameng berharap para anggota DPRD Kukar bisa memaklumi kondisi ini. “Jangan nanti saya yang disalahkan, ini berlaku untuk semua termasuk staf pembantu dewan yang ada di komisi serta alat kelengkapan dewan juga termasuk yang ada di setiap ruang kerja masing-masing anggota dewan,” harapnya. (hei)