Published On: Ming, Jun 9th, 2013

Pilwali Tarakan Bakal Catat Rekor MURI

TARAKAN – Pesta demokrasi Pemilihan Walikota (Pilwali) Tarakan digelar 10 September mendatang bakal menjadi sejarah baru dan berpeluang meraih piagam dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Karena, terdapat sembilan pasang-an calon walikota dan wakil walikota mendaftar ke KPUD Tarakan dan seluruhnya berpeluang lolos verifikasi administrasi dan faktual sebelum ditetapkan menjadi pasangan calon. Pasalnya, rekor MURI diraih KPUD Tana Tidung saat menggelar Pemilihan Bupati (Pilbup) periode 2009-2014 diikuti tujuh pasangan calon.
“Ada sembilan pasangan calon yang mendaftar di Pilwali, meski saat ini sedang proses evaluasi, sesuai hasil rekapitulasi pribadi, peluang untuk lolos sangat besar. Informasi awal, sesuai kendaraan politik mereka berpeluang lolos. Tapi, secara kelembagaan akan saya rilis secara kelembagaan,” kata Ketua KPUD Tarakan, Syafruddin disela pemutakhiran data dan pengu-muman Pemilihan Legislatif (Pileg), Pilwali Tarakan dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim di Hotel Monaco, Sabtu (08/06) kemarin.
Dijelaskan, Syafruddin yang tercatat sebagai dosen di Fakultas Hukum Universitas Borneo (UB) Tarakan, khususnya verifikasi faktual kandidat berpeluang maju di Pilgub dan Pilwali Tarakan tuntas. Bahkan, untuk calon perseorangan pada Sabtu (8/6) lalu akan dilakukan rekapitulasi kemudian dirilis ke publik.
“Memang ada beberapa calon yang bermasalah pada proses legalisir ijazah, karena mereka meminta legalisir di Dinas Pendidikan (Diknas) Tarakan, sementara bukan Diknas Tarakan, karena sekolahnya luar Tarakan. Untuk persyaratan legalisir ijazah harus dari sekolah asal masing-masing. Jika sekolahnya sudah tutup, maka legalisir dimaksud harus dari Diknas setempat di daerah sekolah tersebut berada disertai surat dukungan kepala Diknas setempat menjelaskan bahwa sekolah dimaksud telah bubar atau ditutup,” terangnya.
Adapun jadwal perbaikan akan diberi waktu selama sepekan setelah pengumuman hasil verifikasi dibeber-kan. Kemudian, pemeriksaan keseha-tan akan digelar sebelum Ramadhan, tepatnya tanggal 4, 5 dan 6 Juli.
“Kita berupaya sebelum puasa, pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani sudah terlaksana. Karena, hasil konsultasi dengan RSUD Tarakan, tapi dokter jiwa sedang tak berada di Tarakan, karena itu akan dibahas lagi solusinya. Apakah menghadirkan dokter jiwa dari Balikpapan atau bagaimana,” terangnya. Kemudian, setelah tes kesehatan, akan dilanjutkan tahapan penetapan pasangan calon akan diumumkan 27 Juli.
“Sebenarnya, sesuai tahapan penetapan pasangan calon pada 25-27 Juli, akan diumumkan dan dilanjutkan pencabutan nomor urut calon pada 27 Juli,” tambahnya. (saf/yan313)

Bagikan Berita Ini

  • Facebook
  • Twitter
  • Blogger

About the Author

korkal99 - Berita koran harian di kalimantan timur, Kutai Kartanegara, Bontang, Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara, Berau, Bulungan, politik, pemilu, pilkada, kriminal, olahraga, ekonomi

Email
Print
WP Socializer Aakash Web