Home >> Samarinda >> Pipa Bocor Tidak Selalu Ganggu Distribusi

Pipa Bocor Tidak Selalu Ganggu Distribusi

SAMARINDA – Direktur Teknik PDAM Tirta Kencana Samarinda Said Abdul Hamid menyatakan, meskipun beberapa kali terjadi kebocoran pipa dibeberap lokasi, namun pelayanan distribusi air bersih kepada pelanggan tidak terganggu secara signifikan.
“Soalnya kan kami punya jalur pipa alternatif, sehingga ketika ada jalur yang terganggu karena kebocoran, masih bisa menggunakan alternatif tersebut,” kata Hamid.
Kalau ada gangguan tertentu yang membuat distribusi Intalasi Pengolahan Air (IPA) dihentikan pengoperasiannya, pihak PDAM pasti akan memberikan peringatan dini kepada pelanggan. “Penyebabnya beragam, bisa pengurasan IPA, maintenance dan macam-macam,” imbuhnya.
Namun PDAM selalu mengupayakan pekerjaan perbaikan atau perawatan lainnya sesegera, secepat den seefisien mungkin.
“Setiap kasus kebocoran punya tingkat kesulitannya masing-masing, mulai dari medan, titik kebocorannya. Jadi kalau posisinya agak sulit, dipinggir jalan misalnya ya kami mengerjakannya pasti membutuhkan waktu lebih,” ungkapnya.
Salah satu faktor kebocoran adalah karena kontur tanah di Samarinda labil, ditambah dengan posisi pipa yang berada di jalur Jalan raya dengan bobot beban yang tinggi karena kerap dilintasi kendaraan betonase besar sehingga bisa saja mengakibatkan kebocoran pipa.
Sementara untuk jenis pipa yang digunakan Said mengatakan saat ini sebagian besar pipa distribusi PDAM telah menggunakan pipa dengan teknologi terbaru. “Tapi bukan berarti tidak bisa bocor atau pecah, apalagi seperti disini (lokasi kebocoran) banyak mobil besar,” paparnya.
Masyarakat dan pelanggan perlu mengetahui, perihal Standar Operasional Prosedur (SOP) PDAM dalam mengatasi kebocoran yaitu bukan dibawah 24 jam.
“Karena beda tmpat beda juga penangananya, jadi yang tepat itu adalah kami akan mengerjakannya secepat yang kami mampu. Kalau bocornya ditengah jalan misalnya, kan kami tentu harus tunggu waktu ketika jalanan sepi dong,” pungkasnya. (rs616)