Home >> Headline >> Polisi Bakar Arena Sabung Ayam di Loa Hui
ARENA sabung ayam di Loa Hui, Samarinda dibakar petugas, saat digerebek aparat Polsekta Samarinda Seberang, Ahad (20/11). Namun, tak satupun pejudi berhasil diamankan dalam operasi tersebut.
ARENA sabung ayam di Loa Hui, Samarinda dibakar petugas, saat digerebek aparat Polsekta Samarinda Seberang, Ahad (20/11). Namun, tak satupun pejudi berhasil diamankan dalam operasi tersebut.

Polisi Bakar Arena Sabung Ayam di Loa Hui

SAMARINDA – Keresahan masyarakat terkait aktivitas perjudian sabung ayam di kawasan Loa Hui, Kelurahan Harapan Baru, Loa Janan Ilir membuat personel polisi mendatangi lokasi perjudian terletak sekitar 200 meter dari lokalisasi Loa Hui, Ahad (20/11) Pukul 12.00 WITA.
Dipimpin Kapolsek Samarinda Seberang, Kompol Bergas Hartoko dan pasukannya langsung ubrak-abrik lokasi sabung ayam tersebut. Namun, kedatangan aparat dan tokoh masyarakat sekitar tak berhasil amankan seorang pejudi. Diduga, rencana kedatangan aparat tersebut telah bocor, sehingga arena judi langsung kosong.
Bergas mengatakan, arena sabung ayam itu telah dilaporkan masyarakat sejak Sabtu (19/11) lalu. “Sabtu (19/11) lalu, diduga arena judi kembali beroperasi dan dilaporkan masyarakat. Saat didatangi petugas, pejudi sudah bubar,” kata Bergas.
Berharap ada pelaku yang tertangkap, arena judi tersebut tetap dibiarkan hingga Ahad (20/11) kemarin. “Hari ini (kemarin, Red), kami terima informasi kalau pejudi sedang berkumpul dan mungkin akan mulai kegiatan judi,” jelasnya.
Untuk menuju tempat adu ayam itu, polisi harus melewati jalan setapak. Tak berhasil menangkap pejudi, polisi langsung bertindak tegas dengan membakar arena judi tersebut. Beberapa kandang ayam, tenda berwarna biru yang dijadikan tempat berteduh para pejudi, dibongkar dan dibakar petugas.
“Dibakar dengan tujuan tak berlangsung aktivitas judi adu ayam lagi. Semoga mereka jera dan tak judi lagi,” harap Bergas.
Sebelumnya, arena adu ayam itu telah setop sebelum bulan suci Ramadan lalu. “Dilihat dari tempatnya, memang sudah permanen. Arena judi itu sudah sejak lama tak ada kegiantan, ternyata aktif lagi,” tambahnya. (dor)