Breaking News
Home >> Hukum & Kriminal >> Polisi Kesulitan Lacak Identitas Korban

Polisi Kesulitan Lacak Identitas Korban

SAMARINDA – Jajaran Polsekta Samarinda Seberang masih terus melakukan penyelidikan kasus penemuan mayat perempuan di dalam kamar salah satu hotel di Jalan Cipto Mangunkusumo, Samarinda Seberang.
Polisi kesulitan mengindentifikasi korban karena wanita yang diperkirakan berusia 40 tahun itu tidak memiliki identitas diri.
Kapolsekta Samarinda Seberang Kompol Bergas Hartoko menuturkan, saat ditemukan tidak ada kartu identitas di dalam kamar korban. “Kendala lainnya, karena bukan dia yang booking hotel,” tutur Bergas.
Ia menuturkan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk mencari petunjuk lain, dengan memeriksa kamera pengintai atau Closed Circit Televison (CCTV) hotel. “CCTV sudah dicek, tapi katanya rusak,” papar Bergas.
Perwira polisi berpangkat melati satu itu pun merasa heran, wanita itu awalnya diinformasikan check in dengan seorang pria, namun pria tersebut justru meninggalkan korban. “Kenapa ditinggal dalam keadaan meninggal?” ujar bergas.
“Penyebab kematiannya masih kami selidiki, masih dilakukan koordinasi dengan dokter,” tandasnya.
Saat ini, mayat wanita bernasib malang itu masih berada di kamar jenazah RSUD IA Moeis Samarinda. “Kami meminta waktu kepada pihak rumah sakit agar mayat tersebut dititipkan dalam kurun waktu satu atau dua hari lagi, karena kami masih berupaya menelusuri identitas dan keluarganya,” tandas Bergas.
Selain menggali informasi dengan pihak hotel, Polseklta Samarinda Seberang juga berkoordinasi dengan polsek lain di Samarinda. “Kordinasi dengan polsek lain, siapa tahu ada informasi orang hilang. Kami juga mengimbau jika ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri yang sama dengan korban, agar segera menghubungi kami,” paparnya.
Diberitakan sebelumnya, Rabu (23/11), mayat wanita dengan ciri-ciri menggunakan baju putih motif kembang dan berambut panjang itu ditemukan meninggal oleh room boy hotel. Penemuan mayat tersebut berawal dari kecurigaan karena korban tidak keluar kamar. (dor)