Polisi Sita 2.700 Kg Pupuk Palsu


korankaltim
korankaltim
2017-04-20 07:00:42
MAKASSAR - Polda Sulselmenyita 2.700 kilogram pupuk bermerek Popro dan Super Kompos. Pupuk yang diduga palsu tersebut disita dari toko UD Harapan Tani milik SL (50) pada Rabu (19/4), pukul 14.00 Wita.

“Anggota curiga kemudian kami lakukan pemeriksaan ternyata memang ini pupuk oplosan dan tidak terdaftar di Dinas Pertanian,” ujar Wakapolda Sulawesi Selatan, Brigjen Pol Gatot Eddy Pramono, Rabu (19/4), dikutip dari kompas.com

Pupuk palsu tersebut diduga telah beredar di kalangan petani di sejumlah kabupaten selama 11 tahun. Pupuk palsu ini sejatinya adalah pupuk urea yang dioplos dengan cara dicampur dengan batu kapur dan zat pewarna.

“Bayangkan sudah beredar belasan tahun dan tentunya ini sangat merugikan petani,” kata Gatot.

Polisi, sambung Gatot, sudah mengamankan pelaku sambil menunggu hasil pemeriksaan dari Laboratorium Forensik Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Selatan.

Kepala Seksi Pupuk dan Pestisida Dinas Pertanian Sulsel, Uvan Shagir mengatakan, pupuk tersebut tidak terdaftar. Kandungannya pun sangat berbahaya bagi kualitas tanah karena menggunakan zat kapur. “Pupuk tersebut tidak terdaftar dan merupakan oplosan dan sangat merugikan petani,” imbuhnya. (kcm)

loading...

baca LAINNYA