Home >> PPU - Paser >> Polres Keluarkan 21 Blanko Tilang

Polres Keluarkan 21 Blanko Tilang

TANA PASER – Pada hari pertama operasi Zebra, Rabu (16/11) kemarin, jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Paser telah mengeluarkan surat bukti pelanggaran (tilang) sebanyak dua puluh satu lembar blangko. “Di hari pertama operasi zebra kemarin, kami telah mengeluarkan sebanyak 21 lembar blanko surat tilang,” ungkap Kasat Lantas Polres Paser AKP Hendro Wibowo didampingi Kanit Dikyasa Lantas Paser Ipda Andi Bagus dan Bripda Winda Harahap, Kamis (17/11).
Ke-21 surat tilang ini, lanjut Dia, belum termasuk giat hari pertama operasi zebra di sepuluh kecamatan di Kabupaten Paser. “Jumlah ini, belum termasuk jumlah tilang di kecamatan. Karena, kami belum menerima laporan pelaksanaan operasi zebra di masing-masing polsek,” ucapnya.
Dikatakan, operasi zebra 2016 dititik fokuskan kepada para pengendara yang tidak tertib berlalu lintas. Diantaranya, kendaraan angkutan yang muatan yang melebihi batas, tidak menggunakan helm dan tidak melengkapi surat-surat kendaraan saat berkendara di jalan raya. “Fokus utamanya, adalah kendaraan angkutan yang muatannya melebih batas kapasitas, dan yang berpotensi terjadinya lakalantas berat,” ujarnya.
Dijelaskan, bahwa pihaknya menerapkan dua sistem dalam Operasi Zebra 2016, yaitu, stationer system atau gelar razia di satu titik dan hunting system. “Dalam penerapannya, kami mengacu sesuai SOP, dan lebih mengedepankan sistem yang kasat mata. Sehingga, tidak terkesan mencari-cari kesalahan,” paparnya.
Sementara itu, Kapolsek Long Ikis AKP Jumali mengatakan, bahwa pihaknya telah mengeluarkan sebanyak 4 tilang terhadap para pelanggar aturan lalu lintas pada gelaran perdana Operasi Zebra 2016.
“Sekira Pukul 06.30-07.30, kami melakukan pengaturan lantas di Simpang Pait, Kecamatan Long Ikis pada Rabu (16/11). Dalam giat itu, anggota BKO Lantas Polsek Long Ikis Aiptu Slamet Subagiyo telah mengeluarkan 4 tilang, dengan BB Ranmor R2 sebanyak 3 unit dan SIM sebanyak 1 lembar,” katanya.
Untuk diketahui, Operasi Zebra 2016 dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) selama 14 hari. Dimulai 16 November dan berakhir pada 29 November mendatang.
Kendati demikian, menurut Kapolres Paser AKBP Hendra Kurniawan, untuk sasaran atau target Operasi Zebra 2016 disesuaikan dengan situasi dan kondisi di wilayah hukum (wilkum) masing-masing.
“Meskipun serentak se-Indonesia, tapi untuk targetnya tergantung daerah di masing-masing wilayah, dan bisa jadi tidak sama. Karena tujuannya operasi zebra kali ini adalah mengurangi pelanggaran lalu lintas dan meminimalisir lakalantas,” katanya. (sur)