Breaking News
Home >> Akademika >> Polsek Sosialisasi Rekrutmen Polisi

Polsek Sosialisasi Rekrutmen Polisi

TANA PASER – Sebanyak 275 siswa SMK Muhammadiyah Long Ikis, Kamis (24/11) lalu, mendengarkan sosialisasi tentang penerimaan polisi dari berbagai jenjang yang disampaikan Kapolsek Long Ikis AKP Jumali di Aula Serbaguna SMK Muhammadiyah Long Ikis.
“Ada empat jenjang pendidikan dalam penerimaan polisi tahun ini, seperti Akademi Polisi (Akpol), SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana), Brigadir Polri dan Tamtama Polri,” kata Kapolres Paser AKBP Hendra Kurniawan melalui Kapolsek Long Ikis AKP Jumali didampingi Bripka Agus Supriyanto dan Bripda Dwi Nuraini, kemarin.
Untuk Tamtama Polri (Brimob/Polair), lanjut dia, berijazah minimal SMA sederajat. Dengan minimal usia 18 tahun dan maksimal 22 tahun pada saat dilantik menjadi anggota Polri. “Syarat tinggi badan untuk jenjang pendidikan Tamtama Polri, minimal adalah 165 Cm,” ucapnya.
Dikatakan, persyaratan untuk jenjang pendidikan Brigadir Polri ialah berijazah serendah-rendahnya SMA sederajat, baik IPA maupun IPS dengan nilai akhir gabungan (UN dan US) minimal 6,0. Dan berusia minimal 17 tahun 5 bulan dan maksimal 21 tahun saat masuk pendidikan.
“Untuk SMA semua jurusan, kecuali jurusan tata niaga dan tata kecantikan di SMK. Kalau syarat tinggi badan untuk Brigadir Polri, pria 163 Cm dan wanita 160 Cm,” ujarnya.
Sedangkan persyaratan untuk SIPSS, antara lain, pria dan wanita berijazah S1 sesuai dengan progam studi yang dibutuhkan atau D IV Ahli Nautika. Dengan kategori usia minimal 18 tahun dan maksimal 26 tahun, IPK minimal 2,70, dengan tinggi badan pria 160 Cm dan wanita 155 Cm.
“Sedangkan Akpol, persyaratannya adalah berijazah SMA, baik IPA maupun IPS dengan nilai rata-rata UN minimal 7,25, berusia kurang dari 17 tahun. Untuk tinggi badan, 165 Cm untuk pria dan 163 Cm untuk wanita,” paparnya.
Bagi siswa yang masih duduk di kelas III dan ingin mendaftar Akpol, sambung dia, bisa menggunakan nilai rata-rata rapor semester I Kelas III. “Dengan ketentuan, apabila usianya kurang dari 17 tahun maka nilai rata-rata adalah 8, sedangkan untuk kisaran usia 17-21 tahun minimal 7,25. Dan bisa menyerahkan ijazahnya setelah lulus,” urainya.
Ia juga mengatakan, pihaknya menerapkan sejumlah materi tes dengan sistem gugur dalam penjaringan anggota Polri tersebut. Diantaranya, pemeriksaan administrasi awal, pemeriksaan kesehatan tahap I, tes/uji psikologi, pemeriksaan kesehatan tahap II, tes kesamaptaan (jasmani, renang dan atrophometri), pemeriksaan administrasi akhir dan tes akademik. (sur)