Breaking News
Home >> Politik >> Puluhan PNS Aceh Dikenakan Sanksi

Puluhan PNS Aceh Dikenakan Sanksi

LHOKSEUMAWE – Puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Aceh kedapatan mendukung pasangan calon kepala daerah tertentu dalam Pilkada serentak 2017.
Ketua Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh, Samsul Bahri, Minggu (25/12/2016) di Lhokseumawe mengungkapkan, sebanyak tujuh orang PNS dari Dinas Kesehatan Aceh Timur dinyatakan mendukung aktif salah seorang pasangan calon bupati kabupaten itu.
Sementara di Kabupaten Aceh Jaya sebanyak 23 orang pegawai dari Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terbukti aktif mendukung salah seorang pasangan calon bupati di daerah itu. “Kita rekomendasikan ke kedua pemerintah daerah itu agar diberi sanksi. Bisa berupa penundaan kenaikan pangkat dan lainnya,” terang Samsul.
Sejauh ini, kata Samsul, Aceh Timur telah menjatuhkan sanksi berupa penundaan kenaikan pangkat selama setahun untuk tujuh PNS yang terlibat aktif mendukung pasangan calon.
“Sedangkan Aceh Jaya belum menjatuhkan sanksi. Kita harap, segera ditindak tegas, agar menjadi efek jera. PNS harus netral,” ujarnya.
Dia meminta seluruh aparatur negara netral dalam Pilkada serentak 2017. Dalam instruksi Gubernur Aceh, sambung Samsul, ditegaskan bahwa seluruh pegawai, baik pegawai negeri maupun honorer dan kontrak yang menerima gaji dari APBD harus netral.
“Saya juga imbau agar masyarakat pro aktif mengawasi pelaksanaan Pilkada. Jika ada pelanggaran segera laporkan ke Panwaslih terdekat,” pungkasnya. (kcm)