Breaking News
Home >> Bontang - Kutim >> Punya Kantor Kesehatan, Hemat Rp 244 Juta
DIRJEN P2P Kementerian Kesehatan  M Subuh saat menandatangani prasasti peresmian KKP Kelas II Samarinda wilayah kerja pelabuhan Tanjung Laut, Selasa (29/11), di dampingi Bupati Kutim Ismunandar.
DIRJEN P2P Kementerian Kesehatan M Subuh saat menandatangani prasasti peresmian KKP Kelas II Samarinda wilayah kerja pelabuhan Tanjung Laut, Selasa (29/11), di dampingi Bupati Kutim Ismunandar.

Punya Kantor Kesehatan, Hemat Rp 244 Juta

SANGATTA – Direktur Jenderal P2P Kementerian Kesehatan M Subuh, Selasa (29/11) kemarin, meresmikan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Samarinda wilayah kerja pelabuhan laut tanjung laut, yang berada dekat komplek RSUD Kudungga di Jalan Soekarno Hatta, Sangatta Utara, Sangatta. Dalam peresmian itu, KKP dan juga penandatanganan prasasti, disaksikan langsung oleh Bupati Kutim Ismunandar.
Diterangkan Subuh, kantor KKP Kelas II di Kutim ini untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Khususnya penanganan kesehatan dan vaksinasi mitigasi bagi warga yang ingin keluar negeri, serta warga asing yang masuk ke Kutai Timur.
“Ini merupakan salah satu tanggungjawab pemerintah pusat dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Subuh, kepada wartawan, Selasa (29/11).
Sementara Kepala (KKP) Kelas II Samarinda wilayah kerja Pelabuhan Tanjung Laut Ruslan Umar mengatakan, pembangunan KKP di Sangatta, memang untuk meningkatkan kinerja petugasnya.
“Tidak lain untuk mendekatkan pelayanan akses kesehatan masyarakat, terutama dalam hal meningkatkan kinerja petugas KKP Samarinda wilayah kerja Sangatta, dalam upaya cegah tangkal penyakit yang dapat meresahkan dunia,” kata Ruslan.
“Selain itu dengan adanya KKP di Sangatta ini, maka masyarakat Kutim dapat menghemat biaya vaksinasi sebesar Rp 244 juta per tahun. Mengingat selama ini warga Kutai Timur mengurus vaksinasi harus ke Samarinda,” ujarnya.
Untuk di ketahui, vaksinasi migitasi warga kutim pada tahun 2015 sebanyak 576 jemaah yang ikut umroh dan kegiatan karantina kapal asing sebanyak 540 kapal. Sedangkan untuk tahun 2016 sampai dengan bulan November ini, jumlah jamaah umroh sebanyak 681 jamaah dan pelayanan kekarantinaan sebanyak 561 kapal asing. (sab)