Breaking News
Home >> Akademika >> Ratusan Mahasiswa Berprestasi Ikuti Pelatihan
525-mahasiswa-berprestasi-penerima-djarum-beasiswa-plus-2016-menggelar-_161116165947-307

Ratusan Mahasiswa Berprestasi Ikuti Pelatihan

SEMARANG – Setelah melalui berbagai rangkaian seleksi dan tes, 525 mahasiswa penerima Djarum Beasiswa Plus 2016 berkumpul di Semarang. Mereka mengikuti pelatihan keterampilan Nation Building sehingga diharapkan menjadi lulusan perguruan tinggi yang memiliki rasa nasionalisme dan wawasan kebangsaan yang kuat.
“Wawasan kebangsaan merupakan modal kepercayaan diri dan rasa hormat kita sebagai bangsa yang mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di dunia,” ujar Program Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation Primadi H. Serad dalam pernyataanya, kemarin.
Selama lima hari penerima beasiswa mengikuti sejumlah rangkaian acara. Yakni diskusi bertema kebangsaan, kunjungan ke sejumlah situs budaya, serta menggelar pementasan Malam Dharma Puruhita.
Pergelaran kesenian dan budaya dalam bentuk drama, tari dan musik bertajuk “Gema Bumi Palapa” ini sekaligus menjadi pengukuhan mereka sebagai penerima beasiswa. Pertunjukan ini bercerita tentang Kerajaan Majapahit yang berhasil mencapai kejayaan Nusantara pada akhir abad 12.
Meski baru berlatih selama lima hari bersama koreografer Denny Malik, aksi mereka berhasil memukau khalayak yang hadir.
“Meski mereka bukan penari, aktor atau penyanyi, tapi dengan pembekalan soft skills di nation building mereka mampu membangun kebersamaan dan menyatukan kemampuan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.
Sebelumnya dalam rangkaian nation building juga diisi dengan diskusi kebangsaan yang mengangkat tema “Berkarya Secara Nyata unruk Indonesia. Sejumlah tokoh hadir menjadi pembicara, diantanya Menteri Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono, Ketua KPU Hasyim Asy’ari serta Amelia Rachim seorang perancang perhiasan asal Indonesia yang bermukim di Italia.
“Hasyim dan Amelia adalah alumni Beswan Djarum,” ujar Primadi.
Primadi menambahkan, berbagai persoalan bangsa yang kerap terjadi seringkali ditimbulkan dari minimnya pemahaman dan kemampuan untuk menerima perbedaan. Beswan Djarum sebagai insan yang dibekali dengan kecerrdasan intelektual maupun emosional seyogyanya dapat menyikapi setiap persoalan yang berpotensi memecah belah keutuhan bangsa.
“Berkarya secara nyata memperjaungkan serta mempertahankan keberagaman serta memaksimalkan potensi diri secara cerdas dan bijak,” ujar Primadi.(rol)