Breaking News
Home >> Hukum & Kriminal >> Razia THM dan Warnet, Tiga Orang Positif Narkoba
foto: sardiman/koran kaltim
RAzia THM: Sejumlah polisi dari Polsek Samarinda Utara menggelar razia di tempat hiburan malam dan warnet di bilangan Jl Gatot Subroto Samarinda. Tiga orang diamankan diduga pengguna narkoba.
foto: sardiman/koran kaltim RAzia THM: Sejumlah polisi dari Polsek Samarinda Utara menggelar razia di tempat hiburan malam dan warnet di bilangan Jl Gatot Subroto Samarinda. Tiga orang diamankan diduga pengguna narkoba.

Razia THM dan Warnet, Tiga Orang Positif Narkoba

SAMARINDA – Dentuman suara musik yang menggema dalam salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di Jalan Gatot Subroto seketika terhenti saat puluhan polisi ber-seragam dinas dan berpakaian sipil menggelar razia, Sabtu (15/10) sekitar Pukul 24.00 Wita. Polisi meminta lampu penerangan dihidupkan untuk mempermudah pemeriksaan. Satu per satu Kartu Tanda Penduduk (KTP) pengunjung diperiksa malam itu. Polisi juga melakukan tes urin terhadap para pengunjung dan juga karyawan THM.
“Hasilnya, 1 orang positif diduga menggunakan narkoba,” kata Kapolsekta Samarinda Utara, Kompol Erick Budi Santoso.
Beberapa orang di lokasi itu digeledah badan untuk meng-hindari adanya pengunjung yang membawa senjata tajam dan narkoba. “Ya, tujuan razia adalah mencegah peredaran narkoba,” cetus Erick.
Dari THM, polisi melanjutkan razia dengan menggelar tes urin di salah satu Warung Inernet (Warnet) yang juga masih berada di bilangan jalan Gatot Subroto. Di dalam warnet, polisi menemukan puluhan anak-anak asik bermain game meski telah larut malam.
Di warnet tersebut, polisi menemu-kan 2 pengunjung diduga pengguna narkoba saat urinnya mengandung zat yang terkandung dalam narkoba. Untuk pemeriksaan lanjutan, mereka dibawa ke Mapolsekta Samarinda Utara. Para pelajar yang kedapatan keluyuran di warnet, juga turut diangkut polisi.
“Total 16 orang yang dibawa ke Polsek, 3 diantaranya diduga positif narkoba,” tandasnya. Bocah-bocah yang terjaring razia langsung didata. “Seperti biasa, orang tua dari Anak-anak tersebut akan kami panggil untuk diberi pengarahan,” papar Perwira polisi berpangkat melati satu itu. (dor)