Regenerasi, PGSI Kaltim Bina 14 Pegulat Belia

0
1
KADER : Cabang olahraga gulat salah satu cabor yang hingga saat ini masih menjadi andalan Bumi Etam, sehingga untuk mempertahankan prrestasi yang saat ini telah dicapai, Pengprov PGSI melakukan pengkaderan ata regenerasi atlet yang akan dipersiapkan pada PON 2020 di Papua.

SAMARINDA – Cabang olahraga gulat Kaltim bakal ditinggal sejumlah atlet andalan mereka. Usia yang memaksa para pejuang medali emas kontingen Kaltim di PON harus menepi. Sebagai gantinya, mau tak mau Pengprov Gulat Kaltim (PGSI) harus melakukan regenerasi dengan membina atlet-atlet belia sebagai cikal bakal pengganti.
Kaltim sejauh ini memang masih menjadi barometer cabor gulat nasional. Status itulah yang masih ingin tetap dipertahankan para pelatih.
Sekretaris PGSI Kaltim, Sumarlani mengatakan pembinaan atlet muda Bumi Etam sudah dilakukan sejak jauh hari, bahkan saat persiapan POn Jabar kemarin atlet junior dilibatkan aktif berlatih. Mereka kata dia kerap menjadi sparing partnet bagi para seniornya. Saat ini PGSI Kaltim sudah membina sebanyak 14 pegulat junior. Bahkan mereka dipersiapkan terjun ke kejurnas junior, November mendatang di Surabaya.
“Jadi kami sudah dari awal melakukan persiapan sebelum PON kemarin, dengan melakukan pengkaderan atau pembinaan kepada atlet junior kami, yang nantinya dipersiapkan untuk kejurnas, maupun even-even yang diadakan di tingkat nasional,” ucapnya.
Sebagai modal pengalaman, Sumarlani menyatakan seluruh atelt junior Bumi Etam itu juga turut diboyong ke PON XIX 2016 Jabar. Ini dilakukan sebagai upaya menambah pengalaman mereka dengan melihat kondisi pertandingan saat PON.
“Yang jelas kami berharap dengan pembinaan yang kami lakukan ini, sebagai bentuk langkah dalam mempertahankan prestasi yang diraih oleh tim gulat Bumi Etam,” imbuhnya.
Sumarlani memastikan PON 2020 di Papua, dari 14 atlet gulat junior ini hanya 4 pegulat yang sudah tidak akan masuk dalam tim, karena menurutnya prestasi atlet hanya mentok di PON Jabar kemarin, selain itu juga faktor umur.
“Tetapi, kami tetap banyak mempersiapkan kader-kader yang akan menggantikan para senior mereka, jika saatnya tiba nanti mereka sudah matang dan mampu bersaingan dengan para senior mereka,” terangnya. (rgn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here