Home >> OTOMOTIF >> Resmi Meluncur, Ini Harga Proton Ertiga
proton_ertiga

Resmi Meluncur, Ini Harga Proton Ertiga

Setelah lama jadi perbincangan publik akhirnya pabrikan mobil asal Malaysia, Proton, meluncurkan produk kerja sama dengan Suzuki bernama Ertiga. Proton Ertiga dijual di Negeri Jiran dalam tiga varian, yakni Executive, Executive AT, dan Executive Plus AT.
Dilansir Paultan, Kamis (24/11), Proton menyebutkan jika harga termurah Ertiga dengan merek mereka yakni sebesar 58.800 ringgit untuk model manual Executive atau setara Rp179,8 juta. Sementara untuk model Executive AT dengan transmisi otomatis dijual dengan banderol 61.800 ringgit atau setara Rp190 juta, dan termahal Executive Plus dengan banderol 64.800 ringgit atau setara Rp199,2 juta.
Harga tersebut berstatus on the road, termasuk asuransi lima tahun atau garansi mobil dengan jarak tempuh 150 ribu kilometer. Proton Ertiga diimpor ke Malaysia dengan cara Completely Knocked Down (CKD) dari pabrik Suzuki di Indonesia, dalam jumlah 1.500 tiap bulan.
Multi Purpose Vehicle B-Segment ini diproyeksikan Proton dapat mengisi celah di bawah Exora yang selama ini mengejar kalangan lebih mapan. Sesuai perjanjian antara Proton dengan Suzuki, model Ertiga yang dijual pabrikan otomotof Malaysia itu cukup identik dengan model yang ada di Indonesia. Hal ini lantaran tak banyak masukan yang diberikan insinyur dan desainer Proton terhadap Ertiga versi mereka. Artinya, jalur ini sama dengan model Mazda melalui produk VX-1.
Kendati demikian, ada satu spesifikasi Ertiga buatan Indonesia yang dianggap kurang sesuai dengan aturan keamanan di negara tersebut. Proton belakangan kemudian memutuskan untuk mengubahnya. Spesifikasi yang dimaksud adalah daya tampung mobil. Ertiga yang dijual di Indonesia mampu menampung hingga tujuh orang, dengan konfigurasi dua di depan, tiga di tengah dan dua di belakang.
Namun, orang yang duduk di baris kedua bagian tengah hanya dibekali dengan sabuk pengaman model dua titik. Sementara, aturan di Malaysia mengharuskan semua penumpang memakai sabuk pengaman model tiga titik. Alhasil mobil yang diimpor ke Malaysia itu hanya boleh diisi maksimal enam orang, dengan konfigurasi dua di depan, dua di tengah dan dua di belakang. (vvc)