Breaking News
Home >> Kutai Kartanegara >> Ribuan Umat Muslim Hadiri Haul Habib Tunggang Parangan
ANTUSIAS:  Ribuan warga nampak menghadiri Haul Habib Tunggang Parnagan di Kutai Lama.
ANTUSIAS: Ribuan warga nampak menghadiri Haul Habib Tunggang Parnagan di Kutai Lama.

Ribuan Umat Muslim Hadiri Haul Habib Tunggang Parangan

TENGGARONG – Lapangan sepak bola Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara Rabu (30/11) malam lalu berubah menjadi lautan manusia. Di tempat tersebut ber-langsung Maulid Nabi Muham-mad SAW sekaligus haul Al Habib Hasyiem bin Musyai-yah bin Yahya atau Habib Tunggang Parangan.
Kegiatan ini untuk perta-ma kalinya digelar di Kutai Lama dan perkumpulan atau majelis taklim tak hanya dari Kaltim tapi juga Tarakan (Kaltara), Sampit (Kalteng) hingga Palu dan Makassar (Sulsel).
“Kami sangat senang dengan antusias warga yang datang ke tempat ini,” kata Muhammad Afwan, pimpinan Majelis Taklim Nurul Anwar yang juga ketua panitia pelaksana.
Sejak pukul 17.00 Wita, sudah banyak warga yang datang ke lokasi acara. Hujan gerimis tak menyurutkan sema-ngat mereka meski acara sendiri baru berlangsung pukul 21.00 Wita. Pelaksanaan haul Habib Tunggang Parangan kali ini memang dikemas berbeda karena panitia mengundang penceramah kondang seperti KH Zhofaruddin atau Guru Udin (pimpinan Majelis Taklim Nurul Amin), Habib Muhammad Al Athos (pimpinan Majelis Taklim Darusshofa), KH Muhammad Ridwan (pimpinan Majelis Taklim Raudhatul Akhyar), KH Ahmad Zaini (pimpinan Majelis Taklim Al Anwarul Bahiyyah) serta Al Habib Muhammad Bagir bin Yahya, pimpinan Majelis Rasulullah Jakarta yang biasa mengisi kegiatan Kaltim Bershalawat di Samarinda. Ada sekitar 7 ribu umat muslim dan muslimah yang hadir di acara ini.
Hadir pada kegiatan ini, Kepala Dinas Pariwisata Kaltim HM Aswin, Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun, Wakil Bupati Kukar Edi Damansyah, Ketua Nahdatul Ulama Kaltim H Farid Wadjdy serta undangan lainnya.
Panggung besar yang berdiri ditambah dua layar lebar membuat acara semakin terasa megah. “Acara seperti ini bisa dijadikan agenda tahunan. Pemprov Kaltim berharap Kutai Lama juga bisa dijadikan daerah wisata religi ke depannya,” kata Aswin di sela acara.
Untuk mewujudkan itu perlu konsep mengenai tempat istirahat bagi peziarah, rumah makan maupun toilet. “Dengan jadi wisata religi kami yakin Kutai Lama akan berkembang dan ekonomi masyarakat juga semakin meningkat,” imbuh Aswin.
Terpisah, Habib Bagir mengatakan, melalui peringatan haul tersebut diharapkan persatuan umat muslim di Indonesia semakin erat. “Dengan meneladani sifat Nabi Muhammad SAW In shaa Allah semua akan damai,” ucap Habib Bagir. (mar)