Breaking News
Home >> PEMKAB_KUTAI KARTANEGARA >> Rita Antar 40 Guru Belajar ke Inggris
TINGKATKAN SDM: Bupati Kukar Rita Widyasari dan rombongan saat berada di halaman kampus Bell Cambridge. Rita turun langsung mengantar 40 guru yang akan menempuh pendidikan di negara itu.
TINGKATKAN SDM: Bupati Kukar Rita Widyasari dan rombongan saat berada di halaman kampus Bell Cambridge. Rita turun langsung mengantar 40 guru yang akan menempuh pendidikan di negara itu.

Rita Antar 40 Guru Belajar ke Inggris

Kerja Sama Pemkab Kukar dan Cambridge University

TENGGARONG – Guna mening-katkan kualitas guru Bahasa Inggris, Kutai Kartanegara mengirimkan 40 guru untuk menimba ilmu di Bell Cambridge University, Inggris.
Kepala Seksi Kejuruan Disdik Kukar Emy Rosana Saleh yang juga Ketua Panitia Training Program Cambridge University mengatakan, para guru bahasa Inggris terpilih tersebut sudah berada di salah satu kampus tertua di tanah Britania Raya.
“Mereka ke sini untuk mendapat-kan sertifikasi Teaching Knowledge Test, yang merupakan sertifikasi da-sar bagi pengajar bahasa Inggris di Cambridge,” ujar Emy, Selasa (18/10).
Penyerahan 40 guru dari Kukar ke pihak Cambridge tersebut dilakukan oleh Bupati Kukar Rita Widyasari didampingi Kadisdik Kukar Wiyono dan Direktur Cultural Exchange and International Education Foundation (CEIEF) Parawansa Assoniwora.
Rita disambut oleh pihak Bell Cambridge, Frank Pinner selaku Principal of Bell Cambridge dan Maria Pia dari hubungan kerja sama Bell Cambridge.
”Sejak Senin (17/10), para guru bahasa Inggris Kukar resmi bersekolah di Cambridge,” ujarnya.
Rita Widyasari mengatakan, program ini adalah cita-cita lama agar guru Bahasa Inggris di Kukar mampu mengajar dengan baik. Tak dipungkiri, kata dia, masih ada guru Bahasa Inggris yang belum mengajar dengan baik, sehingga barpengaruh terhadap anak didik.
Dari 40 guru itu nantinya akan kembali diseleksi menjadi 25 orang untuk menjadi mentor para guru-guru Bahasa Inggris di Kukar.
Direktur CEIEF Parawansa Assoniwora, mengatakan dalam menjalankan agenda ini, guru hanya fokus pendidikan. Segala kebutuhan mereka sudah dibiayai pemkab. “Jadi mereka (para guru) hanya belajar dan belajar. Mulai akomodasi sampai tiket transportasi sudah kami atur semua. Ini program yang sangat luar biasa bagi guru,” ujarnya.
Lebih jauh, Parawansa mengatakan Kukar adalah kabupaten pertama di negara-negara ASEAN yang bekerja sama dengan Cambridge dalam peningkatan sumberdaya manusia (SDM). Pada 6 Mei 2014 lalu, Pemkab Kukar dan Cambridge University memulainya dengan menanda-tangani nota kesepahaman program pengembangan pendidikan bahasa Inggris. (hmp02/*)