Home >> Politik >> Rita: Kader Seharusnya Patuh
DILANTIK: Ketua Golkar Kaltim, Rita Widyasari menyerahkan pataka kepada Ketua Golkar Samarinda terpilih, Jafar Abdul Gaffar.
DILANTIK: Ketua Golkar Kaltim, Rita Widyasari menyerahkan pataka kepada Ketua Golkar Samarinda terpilih, Jafar Abdul Gaffar.

Rita: Kader Seharusnya Patuh

Gaffar Dilantik di Kawasan  Citra Niaga

SAMARINDA – Seribuan kader bersama buruh dan Pedagang Kaki lima (PKL) menjadi saksi pengukuhan seratusan pengurus Golkar Samarinda di lapangan kompleks pertokoan Citra Niaga, Samarinda, Sabtu (26/11) pekan lalu. Ketua Golkar Kaltim, Rita Widyasari yang memimpin prosesi pelantikan Ketua Golkar Samarinda, yang di nakhodai Jafar Abdul Gafar bersama seratusan pengurus lainnya.
Sesaat setelah resmi mengantongi legitimasi kepemimpinan, Gaffar beserta seluruh kader yang tergabung dalam kepengurusan, menekankan segera menghidupkan mesin organisasi dan menjalankan serangkaian agenda konsolidasi dan sosialisasi partai hingga ‘akar rumput’. Dari sejumlah kegiatan yang direncanakan, salah satu kegiatan utamanya tak lain mengantarkan Rita Widyasari menduduki kursi orang nomor satu di Kaltim dua tahun men-datang.
“Di depan kita (Pilgub) ada tanggung jawab besar memenangkan calon kita ibu Rita. Ini adalah perjuangan bagaimana orang kita bisa memegang kendali (Pemerintahan). Kalau bukan kita pemenang, artinya orang lain yang mengatur kita,” papar Gaffar.
Sekalipun tidak menampik 85 persen atau enam dari sembilan anggota Fraksi Golkar DPRD Samarinda tersisih dari gerbong kepengurusan saat ini, namun hal itu tidak mengurangi tingkat kepercayaan diri Gaffar meraih hasil terbaik di sejumlah kontestasi politik mendatang.
Dalam Surat Keputusan (SK) Pengesahan Kepengurusan Golkar Samarinda 2016-2020, Nomor: KEP- 05/DPD/Golkar/Kaltim/X/2016 tercatat hanya tiga legislator yang terakomodir. Selain Gaffar selaku ketua, ada Muhammad Tahrir di posisi Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan kemudian Fitriah Alydrus yang diplot sebagai Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Dapil IV.
Sedangkan enam Anggota Fraksi Golkar lainnya, dipastikan ‘terpental’ dari barisan. Seperti Alphad Syarif (Ketua DPRD Samarinda), Adhigustiawarman (Ketua Komisi III), Mashari Rais (Anggota Komisi III), Andi Saharuddin (Sekretaris Komisi I), Nano Sumarna (Anggota Komisi I) dan Suharna (Anggota Komisi IV). “Jangan sampai ada tidak enak hati tidak masuk kepengurusan, ini hanya strategi baru. Karena di fraksi itu sudah punya tanggung jawab untuk menjaga konstituennya,” terang Gaffar yang juga menjabat Ketua Fraksi Golkar DPRD Samarinda.
Sementara itu dalam pidato politiknya, Rita mengungkapkan Gaffar yang didapuk sebagai nakhoda partai merupakan buah dari suksesi kepemimpinan yang demokratis. Sehingga seluruh kader sejatinya tunduk dan patuh pada kebijakan partai sekaligus menghargai posisi yang disandang Gaffar saat ini. pernyataan tersebut dilontarkan Rita, usai mengabsen satu persatu anggota Fraksi Golkar yang hadir di arena pelantikan.
“Mari sama-sama kita cintai Partai Golkar, kalau dipanggil pak Gaffar, Ketua kita kecuali ada yang sakit atau meninggal baru bisa kita tidak hadir. Itu artinya kita komitmen dan konsisten terhadap partai yang kita cintai ini,” pungkas Rita di sela pidatonya. (sof215)