Home >> Planet Football >> Ronaldo Tajam, Zidane Gusar
SEMAKIN MONCER: Kemenangan Real Madrid kembali ditentukan oleh ketajaman Ronaldo di barisan depan Los Blancos.
SEMAKIN MONCER: Kemenangan Real Madrid kembali ditentukan oleh ketajaman Ronaldo di barisan depan Los Blancos.

Ronaldo Tajam, Zidane Gusar

Real Madrid   2-1   Sporting Gijon

MADRID – Cristiano Ronaldo menginspirasi kemenangan Real Madrid dengan menyumbang dua gol saat timnya menjamu Sporting Gijon di Santiago Bernabeau Ming­gu (27/11) dinihari kemarin.
Ronaldo membawa tuan rumah unggul lebih dulu usai mengonversi penalti di menit-menit awal. Setelahnya Ronaldo kembali unjuk ketajaman dengan membukukan gol kedua bagi Madrid. Sedangkan Sporting membalas melalui gol Carlos Carmona di babak kedua.
Ini artinya Madrid sudah membuat enam kemenangan beruntun di La Liga. Ronaldo dkk. masih mantap di puncak klasemen dengan 33 poin, mengungguli rival terdekatnya Barcelona (26) dan Atletico Madrid (21), yang baru bermain dinihari tadi. Sementara, Sporting masih terbenam di zona degradasi usai menempati peringkat 18 dengan perolehan 9 poin hasil 13 pertandingan.
Dua gol yang dilesakkan Ronaldo ke gawang Sporting Gijon membuat koleksi golnya menjadi sepuluh. Catatan tersebut unggul dua gol dari koleksi gol milik Luis Suarez dan Lionel Messi yang baru menorehkan delapan gol sejauh ini.
Berdirinya Ronaldo di puncak daftar pencetak gol terbanyak sementara ini merupakan jawab­an yang paling pas dari kritik yang menerpanya selama ini. Di awal musim saat Ronaldo masih bergulat dengan fase adaptasi usai cedera lutut, Ronaldo tampil mandul sebagai bomber Real Madrid.
Dari tujuh laga yang dimainkan oleh Los Blancos, Ronaldo hanya mampu menyumbang satu gol untuk timnya. Setelah sembilan pekan berjalan, Ronaldo juga baru dua kali mencatatkan namanya di papan skor. Kritik pun bermunculan untuk Ronaldo yang dianggap mulai tumpul. Kritik tersebut seolah menghalangi tekad Ronaldo untuk terus bisa jadi andalan Real Madrid hingga beberapa tahun ke depan.
Kebangkitkan Ronaldo kemudian baru terjadi di empat pekan terakhir. Dalam empat laga terakhir, Ronaldo membukukan delapan gol untuk ‘Los Blancos’. Ketajaman Ronaldo dimulai saat ia mencetak hattrick ke gawang Deportivo Alaves. Sempat absen mencetak gol dalam kemenangan 3-0 atas Leganes, Ronaldo kembali membukukan hattrick saat menghadapi Atletico Madrid dalam derby Madrid.
Ronaldo kembali melanjutkan ketajamannya di laga lawan Gijon saat ia men­cetak dua gol saat pertandingan baru berjalan 18 menit. Sepanjang kariernya di Madrid, Ronaldo sendiri sudah tiga kali jadi pencetak gol terbanyak, yaitu pada musim 2010/2011, 2013/2014, dan 2014/2015.
Namun meski menang, pelatih Zinedine Zidane gusar dengan permainan yang ditunjukkan oleh pasukannya. Zidane menilai penampilan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan secara kolektif tak berkembang, khususnya pada babak kedua.
Dia pun mengingatkan para pemainnya tak melakukan hal sama pada laga-laga selanjutnya. “Tadi adalah laga yang layak dilupakan. Kami tak bermain seperti yang kami mau, tapi tak apa, kami mendapatkan tiga poin,” kata Zidane.
Zidane mengatakan, seharusnya pasukan Los Blancos tidak menganggap remeh Gijon. Meskipun Gijon ada di zona degradasi, tapi nyatanya menurut Zidane tim besutan Alberaldo Fernandez itu bisa memberikan perlawanan sengit.
Zidane pun tak menampik sempat cemas Gijon bisa menyamakan kedudukan saat mendapatkan hadiah penalti di akhir babak kedua. “Faktanya mereka bermain baik. Tim-tim yang kami hadapi selalu memberikan kesulitan, itu yang harus kami ingat,” kata pelatih asal Prancis ini. (lbc/mar)