Home >> Olahraga Daerah >> Samarinda Sabet Juara Umum Kejurprov Gulat
PENJARINGAN : Sebagai bentuk ajang pembinaan atlet di daerah dan klub-klub, Pengprov PGSI Kaltim gelar kejuaraan terbuka se-Kaltim, untuk menjaring atlet-atlet potensial untuk diberikan pembinaan yang berkelanjutan.
PENJARINGAN : Sebagai bentuk ajang pembinaan atlet di daerah dan klub-klub, Pengprov PGSI Kaltim gelar kejuaraan terbuka se-Kaltim, untuk menjaring atlet-atlet potensial untuk diberikan pembinaan yang berkelanjutan.

Samarinda Sabet Juara Umum Kejurprov Gulat

SAMARINDA – Pegulat muda Kota Samarinda berhasil menunjukkan kualitas mereka di ajang kejuaraan provinsi yang dikemas dalam kejuaraan terbuka se-Kaltim di Gedung Gulat, Sabtu dan Minggu kemarin. Kontingen Samarinda keluar sebagai juara umum setelah unggul raihan medali dari kontingen Kukar.
Dari perolehan medali emas, tim Samarinda dan Kukar sebenarnya sama-sama mengoleksi 7 keping medlai emas. Hanya saja, Samarinda unggul pada peroleham medali perak di kota tetangga, 9 berbanding 7. Begitu juga dengan perolehan medali perunggu, Samarinda unggul sekeping medali dibanding Kukar.
Secara keseluruhan kontingen Samarinda menggondol 7 emas, 9 perak dan 8 perunggu. Di posisi kedua, Kukar dengan raihan 7 emas, 7 perak dan 7 perunggu. Setuingkat di bawahnya tim asal Kutim sukses menyabet 5 emas, 4 perak dan 2 prunggu.
Kejuaraan gulat terbuka se-Kaltim ini di Gedung Gulat, Jl Jakarta, Loa Bakung, yang bertujuan untuk pembinaan atlet usia muda. Ajang tersebut dikuti 7 daerah yaitu Samarinda, Balikpapan, Bontang, Paser, Bontang, Kukar dan Berau, dengan total peserta 140 atlet kadet, pra kadet dan remaja.
Sekretaris PGSI Kaltim, Sumarlani mengatakan dengan melihat hasil pertandingan yang sudah digelar diakuinya banyak atlet muda potensial yang terlihat baik dari teknik maupun fisik. “Ya, potensi atlet-atlet muda ini sudah mulai terlihat dan kedepannya saya harap daerah tetap membina mereka, supaya performa mereka ini tetap terjaga dan bisa dipersiapkan ke level yang lebih tinggi, seperti kejurnas junior nantinya,” ucapnya.
Lanjut Lani, begitu dia disapa, saat ini kejuraan tingkat nasional belum terjadwal untuk kategori junior. Untuk mengisi kekosongan event bagi pegulat belia, PGSI Kaltim rencananya akan menggelar kejuaraan serupa di awal 2017. Tujuannya, kata Lani untuk lebih memotivasi atlet, sehingga tidak muncul rasa bosan terhadap mereka karena hanya disuguhi materi berlatih tanpa ada pertandingan.
“Artinya, untuk event seperti ini akan kami lakasanakan lagi, supaya mereka termotivasi dan lebih semangat, sehingga tidak ada kebosanan pada diri mereka, karena menjalani latihan selama ini, dengan begitu kemampuan mereka tetap terus terasah, sehingga kedepannya lebih siap dalam menghadapi event-event berskala nasional,” pungkasnya. (rgn)