Breaking News
Home >> PEMPROV KALIMANTAN UTARA >> Sambut Baik Investor dari Malaysia

Sambut Baik Investor dari Malaysia

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menerima kedatangan investor asal negeri tetangga, Malaysia yakni Sabah Green Development SDN BHD, Senin (21/11) kemarin di ruang pertemuan kantor gubernur. Investor tersebut menawarkan kerja sama teknologi pengembangan energi ramah lingkungan.
“Sudah beberapa yang berminat berinvestasi energi kelistrikan di Kaltara, baik itu tenaga uap, batu bara, maupun biomas. Ini kami tampung dulu dan akan kami pertimbangkan,” kata Irianto. Untuk tawaran biomas sendiri sebelumnya juga telah ditawarkan oleh investor yang langsung bekerjasama dengan PT PLN.
Biomas merupakan salah satu pengelolaan energi ramah lingkungan yang tak jauh berbeda dengan yang ditawarkan oleh investor asal Malaysia kemarin. Irianto juga menegaskan untuk merealisasikan kerja sama ini, pemerintah provinsi tentu perlu kesepakatan dari pemerintah pusat.
“Waktu itu ada tawaran secara lisan, maupun dengan surat yang ditujukan ke saya langsung, lalu saya sampaikan ke Kementerian BUMN, ESDM, termasuk dalam rapat kerja Presiden RI,” tegasnya. Meski demikian ia mengapresiasi atas tawaran tersebut.
Ia juga menegaskan, untuk merealisasikan kerja sama energi ini harus ada konkrit dan klir dari segi keuntungan, tentunya untuk kedua belah pihak. Secara teknis, teknologi ramah lingkungan yang ditawarkan akan menggunakan bahan bakar batu bara dan pohon Luciana. Kedua bahan bakar tersebut 100 persen akan diambil dari Kaltara.
Untuk itu Gubernur meminta pusat proyek ini dilokasikan di wilayah Kaltara, yakni Sebatik. Satu alasan kuat yang diberikan Irianto mengapa lokasi harus dipusatkan di Kaltara agar perusahaan tidak dibebankan dengan perijinan dan biaya ekspor yang akan menjadi beban perusahaan tersebut.
“Memang kami akui kualitas batu bara kami di Kaltara sangat baik dibanding daerah lain khususnya Nunukan dan Malinau. Nah karena bahan baku sepenuhnya dari kita, jadi kita minta pembangkitnya harus dibangun di daerah kita,” ucap Irianto. (adv)