Home >> Hukum & Kriminal >> Satu Keluarga Nyaris Tewas Digulung Ombak
DIRAWAT : Para korban yang nyaris tertelan ombak di pantai SPN Polda Kaltim mendapat perawatan  di rumah sakit  Siloam.
DIRAWAT : Para korban yang nyaris tertelan ombak di pantai SPN Polda Kaltim mendapat perawatan di rumah sakit Siloam.

Satu Keluarga Nyaris Tewas Digulung Ombak

Saat Asyik Berenang di Pantai SPN Polda Kaltim

BALIKPAPAN – Berhati-hatilah jika berenang di pantai, jika tidak nyawa taruhannya. Seperti yang menimpa tiga orang yang masih satu keluarga, hampir saja tenggelam saat asik berenang di kawasan Pantai SPN Polda Kaltim, Kamis (1/12).
Beruntung nyawa ketiga orang ini yakni Rahmawati (38), Abdul Majid (18) dan Ani (22), semuanya warga Jalan Pupuk Baru RT 16 Balikpapan Selatan, berhasil diselamatkan oleh petugas.
Informasi yang dihimpun Koran Kaltim, kejadian bermula ketika Muin (32) yang merupakan suami Rahmawati sedang memancing ikan di lokasi kejadian sekira pukul 11.30 Wita. Kemudian, sekira pukul 14.30 Wita, isteri dan dua anggota keluarga Muin yakni Adul dan Ani datang ke lokasi, melihat arus yang tenang dan air yang jernih mereka berenang di pantai tersebut.
Tanpa disadari ketiganya, air laut mulai pasang, hingga menyeret posisi mereka yang jauh dari daratan. Ketiganya berusaha berenang menuju pinggir pantai akan tetapi gagal karena kelelahan.
Melihat kejadian tersebut, Muin berusaha menolong dengan berteriak minta tolong dan mencoba berenang mendekati keluarganya yang terombang ambing di laut. Rupanya teriakan Muin ini didengar anggota Brimob Polda Kaltim yang tengah melintas.
Selanjutnya, anggota Brimob tersebut menginformasikan kepada petugas Basarnas Balikpapan untuk membantu upaya penyelamatan. “Setelah mendapatkan informasi dari anggota Brimob kami langsung menuju TKP dan bersama-sama melakukan penyelamatan,” ungkap Kepala Basarnas Balikpapan Mujiono,SE melalui  Kasie Operasi Basarnas Balikpapan, Octavianto.
Petugas berhasil melakukan penye-lamatan dan melakukan pertolongan pertama dengan mengeluarkan air yang sudah terminum. “Ani dibawa ke RS Umum Kota Balikpapan Gunung Malang sedangkan Abdul Majid dan Rahmawati di RS Siloam,” sebutnya. (yud)