SDN 008 Sungai Kunjang Siapkan Rapor Sisipan

0
14

Hasil Ujian Tengah Semester

SAMARINDA – Awal bulan Oktober 2016, merupakan pertengahan semester atau triwulan. Hal ini kemudian yang diambil oleh beberapa sekolah untuk melalukan evaluasi hasil kegiatan belajar mengajar selama tiga bula terakhir dengan mengadakan Ujian Tengah Semester (UTS). Begitu pula yang dilakukan oleh SDN 008 Sungai Pinang.
Kepala SDN 008 Sungai Pinang, Wawan Kurniawan menjelaskan, pelaksanaan UTS ini tidak semata kegiatan rutin yang dilakukan sekolah dalam mengevaluasi kegiatan belajara di sekolah. Setelah UTS berakhir sekolah akan menerbitkan rapor sisipan yang berisi hasil evaluasi kegiatan belajar tengah semester melalui UTS.
Rapor sisipan ini dikatakan Wawan, juga menjadi media untuk mengkomu-nikasikan kekurangan, serta kelebihan siswa kepada orangtua siswa. Pasalnya, rapor sisipan ini dapat dibaca secara gamblang mengenai evaluasi kegiatan siswa.
“Kita ada rapornya juga, persis seperti rapor pada ujian semester. Kita namakan rapor sisipan karena ini hanya berisi evaluasi setengah semester,” ujar Wawan dikonfirmasi Koran Kaltim Selasa (5/10) lemarin.
Wawan menuturkan, indikator penilaian yang tercantum pada rapor sisipan tersebut, nantinya akan dikomunikasikan kepada orangtua, terutama bagi siswa yang masih belum tuntas pada mata pelajaran atau penilaian tertentu. Hal ini dinilai cukup efektif untuk meningkatkan keterlibatan orang tua, dalam proses pen-didikan.
Wawan mengatakan, siswa yang men-dapatkan nilai yang masih kurang, dan atau belum mencukupi indikator penilaian yang ditetapkan, pasca UTS maka masing-masing wali kelas akan berkomunikasi kepada orangtua siswa, guna menyampaikan kondisi anaknya.
Dengan demikin, diharapkan siswa dapat dibimbing dan diberikan dorongan pada saat di rumah atau di luar jam sekolah, sehingga proses belajarnya akan lebih terkontrol.
“Kalau rapornya tidak diambil oleh orangtua, tapi kan disitu jelas sekali dan mudah membacanya. Biasanya untuk anak yang dinilai belum maksimal kita akan komunikasikan langsung ke orangtua masing -masing. Apalagi kan kita punya Paguyuban kelas, jadi komunikasi antara pihak sekolah dan guru bisa lebih mudah,” paparnya.
Selain itu,dengan adanya rapor sisipan tersebut, bisa dijadikan acuan untuk melakuka perbaikan pada hal-hal yang masih belum maksimal pada triwulan atau tengah semester berikutnya. Sehingga diharapkan pada akhir semester, hasil yang dicapai bisa sesuai dengan harapan.(rs616)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here