Home >> Planet Football >> Sejarah Si Rubah Tersesat
ALIHKAN FOKUS: Sejarah berhasil diciptakan Shinji Okazaki (tengah) bersama Leicester yang lolos ke babak 16 Besar Liga Champions.
ALIHKAN FOKUS: Sejarah berhasil diciptakan Shinji Okazaki (tengah) bersama Leicester yang lolos ke babak 16 Besar Liga Champions.

Sejarah Si Rubah Tersesat

LEICESTER – Untuk kali pertama dalam keikutsertaan mereka di Liga Champions, Leicester City berhasil menorehkan sejarah besar, lolos ke fase 16 Besar. Ya, The Foxes alias Si Rubah memastikan satu tiket dalam genggaman menyusul kemenangan keempat mereka di Grup G atas Club Brugge 2-1 di King Power Stadium Rabu (23/11) dinihari kemarin.
“Kami seperti berada dalam sebuah perjalanan tapi tidak tahu di mana. Kami seperti tersesat tapi kami sangat antusias,” itulah yang diucapkan Claudio Ranieri, arsitek Leicester City usai laga.
Fase grup sebenarnya masih menyisakan satu pertandingan bagi Leicester, namun laga menghadapi Porto pada 7 Desember mendatang hanya formalitas karena posisi wakil Inggris ini sudah tak goyah di puncak klasemen. Di depan pendukung sendiri, Leicester sejatinya cuma perlu hasil imbang menghadapi Brugge namun dua gol sudah diceploskan Leicester pada babak pertama lewat Shinji Okazaki menit ke-5 dan Riyad Mahrez menit 30 sementara tim tamu hanya membalas satu gol lewat José Izquierdo di babak kedua menit 52. Leicester mendapatkan 13 poin dari lima laga, unggul lima poin dari peringkat kedua, FC Porto, yang di laga lain imbang 0-0 melawan Kopenhagen. Brugge sendiri dipastikan tersingkir dengan kekalahan ini.
“Kami memulai pertandingan tadi dengan baik, kami bisa menekan lawan, mencetak gol, dan menjaga penguasaan bola. Memang setelah mereka mencetak gol kami kehilangan cara kami bermain,” tutur Ranieri.
Laju sip itu membuat Ranieri ingin menularkannya pada laju mereka di Premier League yang terseok-seok. Faktanya, kemenangan Leicester di Liga Champions (4 kemenangan) lebih banyak ketimbang di liga Inggris (baru 3 kemenangan). “Mungkin kami lebih fokus pada Liga Champions. Kami telah menjadi juara grup, penting buat kami untuk segera mengembalikan fokus kepada Premier League,” paparnya.
Matchday kelima Liga Champions dinihari kemarin menghasilkan kepastian klub-klub yang lolos ke fase 16 Besar dari grup E, F, G, dan H. Dari Grup F, Borussia Dortmund lolos bersama Real Madrid. Madrid yang semula hanya membutuhkan satu poin dari kandang Sporting Lisbon mengalahkan Sporting Lisbon 2-1 lewat gol Raphael Varane menit ke-29 dan Karim Benzema menit 87. Lisbon yang bermain dengan 10 orang setelah Joao Pereira diusir pada menit ke-64 berhasil menyamakan kedudukan lewat penalti Adrien Silva usai Fabio Contreao melakukan handball di dalam kotak terlarang.
Dari Grup G baru Liecester yang resmi sementara runner up masih ditentukan di laga terakhir bulan depan. Berbeda dengan Leicester, wakil Inggris lainnya, Tottenham Hotspur dipastikan terlempar dari Liga Champions seteah kalah dari AS Monaco 1-2 dari Grup E. Monaco sendiri mampu keluar ke fase 16 besar diikuti Bayer Leverkusen yang menahan imbang CSKA Moskow 1-1.
Terakhir, dari Grup H, Juventus memastikan diri sebagai juara grup setelah mengalahkan Sevilla 3-1. Satu tempat lagi ke fase gugur dari Grup H masih diperebutkan Lyon dan Sevilla. (bbc/mar)