Home >> PPU - Paser >> Sekda Bantah Penghapusan TPP ASN

Sekda Bantah Penghapusan TPP ASN

Tohar: Cuma Disesuaikan dengan Anggaran

PENAJAM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), H Tohar, membantah adanya rencana Pemkab untuk menghapus Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam APBD tahun 2017 mendatang. Demikian dikatakannya, kepada Koran Kaltim, siang kemarin.
“Tidak benar ada rencana penghapusan TPP bagi ASN PPU di tahun anggaran 2017 mendatang. Bahkan Pemkab sendiri tidak ada niat untuk melakukan penghapusan insentif TPP ASN tersebut,”bantahnya.
Diakuinya, meskipun tidak ada niatan pemeritah untuk menghapus TPP tersebut, namun, memang ada evaluasi terkait besaran TPP itu yang didasari oleh kemampuan anggaran daerah saat ini. Jadi bukannya dihapuskan atau dihilangkan, tetapi dievaluasi besaran nilainya.
Tohar membeberkan, hingga kini TPP bagi ASN di PPU masih belum ada perubahan, namun di tahun 2017 depan, pemerintah akan melihat seberapa besar kemampuan anggaran pemerintah untuk kebutuhan TPP ASN tersebut, sebab insentif ini merupakan kebijakan daerah jadi harus disesuaikan dengan kemampuan yang ada.
“TPP ASN itu merupakan kebijakan pemerintah lokal, sehingga harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah seberapa besar anggaran yang tersedia, ya kita sesuaikan,”ujar Tohar.
Anggota DPRD PPU, Fadliansyah mengatakan, TPP ASN tidak akan dihapuskan. Hal ini sesuai penyampaian Fraksi Partai Golkar saat digelar rapat paripurna penyampaikan tanggapan nota keuangan RAPBD 2017 lalu, dimana Golkar tetap mempertahankan TPP ASN serta Tenaga Harian Lepas (THL).
“Namun meskipun tidak dihapus, kita juga harus tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah, saat ini di Badan Anggaran DPRD PPU bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) masih dalam proses pembahasan terkait penyesuaian TPP ASN tersebut, yang jelas kami dari Fraksi Golkar tetap bertahan untuk tidak mengganggu anggaran itu,”pungkasnya. (nav)