Sekdes Loa Ulung Mangkir


korankaltim
korankaltim
2016-10-14 20:43:10
Diundang Pemkab, Diduga Meresahkan Karyawan PT FBS



TENGGARONG – Kabid Pemerinta-han Setkab Kutai Kartanegara Sunggono mengingatkan Sekretaris Desa Loa Ulung, Iwan dan mantan humas PT Fajar Bumi Sakti, Hartono agar tidak mengacaukan strategi pem-bayaran pesangon karyawan perusa-haan tambang batu bara tersebut.

Pemkab Kukar sudah mengundang Iwan dan Hartono dalam rapat yang dihadiri oleh aparat kepolisian, TNI, dan karyawan pada Rabu (12/10) lalu, namun tidak hadir.

“Kami sudah mengundang saudara Hartono agar permasalahan ini bisa diselesaikan. Tapi, dia bersama Sekdes dan Kades Loa Ulung tidak hadir. Pemkab dalam hal ini hanya mengingatkan saja agar tidak mengulangi hal yang sama agar permasalahan ini cepat selesai,” kata Sunggono.

Iwan dan Hartoni diduga ingin mengambil alih proses pembayaran pesangon karyawan PT FBS. Mereka sempat mengundang karyawan dan berusaha mendapatkan surat kuasa penguasaan aset PT FBS yang nilainya ditaksir mencapai Rp2 miliar. padahal, karya-wan telah menyerahkan sepenuhnya permasalahan ini kepada Pemkab Kukar.

“Kami imbau agar karyawan tidak termakan isu yang tidak jelas. Pihak keamanan melalui Polsek dan Koramil Tenggarong Seberang akan memantau aktivitas saudara Hartono,” imbuh Sunggono.

Salah seorang karyawan PT FBS, Nur menyebut, kedua oknum tersebut mengundang eks karyawan dan berusaha membujuk mereka agar menyerahkan biodata lengkap dengan nomor rekening dan meminta eks karyawan menandatangani surat kuasa penguasaan aset perusahaan.

“Ada lima poin yang mereka minta, semua tidak masuk akal. Mereka berharap surat kuasa dari eks karyawan agar bisa menemui manajemen perusahaan di Jakarta untuk menagih pembayaran pesangon. Tidak ada karyawan yang menyetujui permintaan mereka. Dan kami menegaskan bahwa proses pembayaran pesangon itu sudah diserahkan sepenuhnya kepada Pemkab Kukar. Kalau mereka ngotot, berarti mereka meremehkan pemerintah,” tegas Nur Mulku. (ind)

loading...

baca LAINNYA