Sekolah di-Merger Tak Masalah


korankaltim
korankaltim
2016-10-11 05:00:16
SAMARINDA – Sejak menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Asli Nuryadin telah membuat kebijakan dengan menyatukan dua sekolah yang berada di lingkungan sekolah. Sampai saat ini pun ia tegaskan tidak ada masalah dalam penyatuan kedua sekolah terutama bagi tenaga guru.

“Dalam kurun waktu dua tahunan ini tidak ada masalah dalam merger (penyatuan) sekolah. Justru tujuannya agar tidak ada ketimpangan antara kedua sekolah. Namun untuk tenaga guru honorernya tidak ada masalah, sebab penggabung ini kan hanya manajemennya saja bukan gurunya yang dikurangi,” ujar Asli.

Sampai saat ini ada sekitar 50 sekolah yang telah dimerger karena berada di lingkungan sekolah yang sama. Untuk kedepannya, Asli mengatakan akan ada beberapa sekolah lagi yang akan digabungkan untuk mengatasi ketimpangan-ketimpangan yang ada dalam satu lingkungan dihuni oleh dua sekolah.

“Belum lama ini kami juga ada menggabungkan sekolah SD di Awang Long yaitu SD 004 dan SD 005. Kedepannya tentu kami harapkan tidak ada masalah karena selama ini barik berdasarkan kurikulum mapun pembagian tugas mengajarnya pun bisa diatur dengan baik dalam manajemen sekolahnya,” jelasnya.

Dalam penggabungkan sekolah ini diharapkan dapat memudahkan para orangtua siswa dalam memilih sekolah saat penerimaan siswa baru. Namun sekolah yang bisa digabungkan hanya sekolah yang memiliki program pendidikan yang sama. “Khusus untuk SMK, hanya beberapa sekolah yang memilik jurusan yang sama. Kalau untuk SD dan SMP karena tidak ada perbedaan dalam kurikulum dan sistem pengajaran sehingga masih mudah untuk digabungkan,” ucap Asli. (ms315)

loading...

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
2 weeks ago | dibaca 1.658 kali
img
korankaltim
korankaltim
1 month ago | dibaca 2.384 kali
img