Kandungan Gizi Durian
Jumlah Per 100 g
Kalori (kcal) 147
Jumlah Lemak 5 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 2 mg
Kalium 436 mg
Jumlah Karbohidrat 27 g
Serat pangan 3,8 g
Protein 1,5 g
Vitamin A 44 IU Vitamin C 19,7 mg
Kalsium 6 mg Zat besi 0,4 mg
Vitamin B6 0,3 mg Vitamin B12 0 µg
Magnesium 30 mg
Sekprov Ditunjuk Isi Orasi Ilmiah

Sekprov Ditunjuk Isi Orasi Ilmiah


korankaltim
korankaltim
2016-11-18 06:00:28
TARAKAN - Sekretaris Provinsi Setprov Kaltara H Badrun kembali mendapat kehormatan mengisi orasi ilmiah pada acara Dies Natalis XVII dan Wisuda XVI Universitas Borneo Tarakan (UBT) Tahun 2016, di Tennis Indoor Telaga Keramat Tarakan, Kamis (17/11).

Di hadapan wisudawan/wisudawati ia berharap dapat menjadi calon-calon pemimpin masa depan. Menurut Badrun, para wisudawan dan wisudawati harus memahami pentingnya manajemen yang benar dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan.

Meskipun yang diwisuda berasal dari 7 jurusan berbeda, tapi Badrun menjelaskan bahwa topik yang dibahas masih relevan dengan semua jurusan yang diwisudakan kemarin. Badrun meyakini setiap wisudawan dan wisudawati merupakan pemimpin-pemimpin masa depan.

Maka sebagai pemimpin, kemampuan mengambil keputusan dengan bijak dan tepat adalah mutlak diperlukan. “Baik pimpinan sebuah universitas, pimpinan pemerintah provinsi/kabupaten/kota ataupun sebagai pemimpin di rumah tangga masing-masing, diperlukan manajemen yang benar dalam pengambilan keputusan, tegasnya dalam orasi bertema “Kepemimpinan dan Pengambilan Keputusan”.

Kepemimpinan, menurutnya tidak dapat dipisahkan dari organisasi. Karena dalam organisasi intinya manajemen. Dalam manajemen intinya adalah kepemimpinan/leadership. Dan dalam leadership intinya adalah pengambilan keputusan.

Organisasi manajemen tidak akan maju, kepemimpinan tidak akan jalan, dan keputusan tidak dapat ditentukan apabila seorang pemimpin tidak memiliki ketegasan yang dalam hal ini merupakan unsur dari leadership, papar mantan Sekkot Tarakan tersebut.

Di akhir orasinya Badrun menekankan apa yang dimaksudkan sebagai revolusi mental. Perubahan struktural tak akan pernah terjadi tanpa didahului perubahan kultural. Dan perubahan kultural tidak akan terjadi tanpa perubahan individu.

Karenanya ia mengharapkan para wisudawan/wisudawati dapat memahami konteks perubahan-perubahan tersebut, sehingga dapat menjadi sumber daya manusia yang efektif di dunia kerja yang akan dijumpai berikutnya. (adv)

loading...

baca LAINNYA