Home >> Bontang - Kutim >> Siaran TV Kutim Dihentikan!

Siaran TV Kutim Dihentikan!

Buntut dari Tayangan Berbau Pornografi Bikin Heboh

SANGATTA – Sekretaris kabupaten Kutai Timur Irawansyah telah menginstruksikan kepada Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kutai Timur selaku penanggungjawab operasional TV Kutai Timur, menghentikan sementara operasional siaran. Keputusan Irawansyah, menindaklanjuti rekomendasi Komisi Penyiaran Indonesia (KPID) Kaltim, terkait pelanggaran izin siar TV Kutai Timur.
“Terlebih sudah ada larangan siar dari KPID Kaltim. Selain meminta melakukan penghentian siaran, kita juga lakukan teguran kepada pihak Dishubkominfo Kutai Timur, agar kejadian seperti penayangan film yang tidak layak tayang, tidak terulang lagi,” kata Irawansyah, Kamis (24/11).
Diterangkan Irawansyah, Pemkab juga segera melakukan evaluasi terkait manajemen dan program siar TV Kutim, sebagai bahan perbaikan kedepan, jika memang TV Kutim tetap akan dioperasionalkan. Termasuk perombakan manajemen, pengelolaan serta pembenahan perizinan kelembagaan dan hak siarnya.
Lebih lanjut, diakui Irawansyah, hingga saat ini pendanaan TV Kutim masih mengikut pada anggaran Dishubkominfo Kutim. Namun kedepan, dengan adanya perbaikan di tubuh TV Kutim serta pembenahan kelembagaannya, pemerintah Kutim tentu nantinya akan menyiapkan alokasi dana untuk menunjang operasional TV Kutim.
Sebelumnya, buntut panjang dari penayangan film pada siaran televisi Kutai Timur atau TV Kutim, tanggal 19-20 November 2016 lalu, yang dianggap berbau unsur pornografi, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur, memutuskan untuk meminta Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kutim untuk menghentikan penayangan siaran TV Kutim, terhitung sejak hari ini. Demikian Wakil Ketua KPID Kaltim Akbar Ciptanto, saat dikonfirmasi wartawan.
Diterangkan Akbar, dari hasil rapat pleno yang dilakukan KPID Kaltim terkait tayangan TV Kutim, belum lama ini, KPID Kaltim mengeluarkan dua rekomendasi terkait TV Kutim. Rekomendasi yang pertama, meminta kepada Dishubkominfo Kutim sebagai penanggungjawab siaran TV Kutim untuk menghentikan siaran TV Kutim.
“Kemudian rekomendasi yang kedua adalah meminta kepada seluruh lembaga penyiaran berlangganan di Kutim untuk tidak menyiarkan TV Kutim,” katanya. (sab)