Dipublish: 11 Maret 2013, 18:32

Sisihkan Mininal 1 Jam Setiap Hari untuk Anak

-ok, ada fotonya tolong diprioritaskan ada misi iklan:

Dari Pelatihan Orang Tua Saleh

TENGGARONG – Orangtua harus konsisten dengan perkataannya dan tidak mudah luluh atas permintaan anak. Hal itu adalah salah satu trik jitu atau metode efektif dalam mendidik anak yang disampaikan motivator Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari, seperti yang dikutip Kepala Taman Kanan-Kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB) Islam Terpadu Nurul Ilmi 2, Hj Dina Aspiani MPd dari acara pelatihan orang tua saleh yang digelar di Hotel Grand Elty Singgasana pada 9-10 Maret 2013.

Pelatihan ini diikuti sedikitnya 139 peserta yang terdiri dari para orang tua siswa, peserta dari masyarakat umum dan para alumni pelatihan orang tua saleh sebelumnya. Narasumber Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari merupakan Direktur Auladi Parenting School. Pelatihan ini dibuka oleh Staf Ahli Bupati Kukar, Bidang Pembangunan Ir Didi Ramiyadi.

Dijelaskan Dina Aspiani, jika orangtua tidak konsisten dengan perkataannya, maka berarti orang tua itu telah mengajarkan kepada anak tentang ketidakkonsistenannya. “Misalnya, orangtua yang mengajak anak ke supermarket itu harus membuat perjanjian dulu, tidak boleh beli permen atau coklat karena bisa bikin gigi sakit. Sampai di supermarket ya tetap konsisten, meski si anak menangis. Nah inilah pelajaran tentang konsistensi,” kata Dina.

Selain itu, dalam pelatihan kemarin jelas Dina, motivator juga menyampaikan ke peserta pelatihan untuk menyisihkan waktu minimal 1 jam setiap hari untuk berkomunikasi dengan anak. “Orangtua tidak boleh ngombrol dengan anak sambil baca koran, nonton televisi, atau main laptop. Anak akan merasa tidak diperhatikan,” tambahnya.

Tak kalah pentingnya, perkataan orangtua harus lebih santun. “Jangan katakan dasar anak nakal, dasar anak bodoh. Itu tidak boleh. Termasuk perkataan jangan malas belajar, karena anak bisa malas beneran. Seharusnya, ayo rajin belajar,” jelasnya lagi.

Sementara itu, Denok salah seorang peserta yang mengaku sudah 4 kali mengikuti pelatihan  serupa sengaja mengikuti pelatihan lagi untuk me-refresh materi pelatihan. Pelatihan semacam ini menurutnya sangat penting dalam membentuk pola pikirnya cara mendidik anak, sehingga bisa memposisikan dirinya sebagai orangtua.

PNS di Badan Pusat Statistik (BPS) Kukar itu mengatakan, cara orang tuanya mendidik dirinya sat kecil sudah tidak relevan diterapkan pada saat ini. “Oleh karena itu saya memilih mengikuti pelatihan ini,” jelasnya. (dk)

Bagikan Berita Ini

  • wp socializer sprite mask 32px Sisihkan Mininal 1 Jam Setiap Hari untuk Anak
  • wp socializer sprite mask 32px Sisihkan Mininal 1 Jam Setiap Hari untuk Anak
  • wp socializer sprite mask 32px Sisihkan Mininal 1 Jam Setiap Hari untuk Anak