Kandungan Gizi Durian
Jumlah Per 100 g
Kalori (kcal) 147
Jumlah Lemak 5 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 2 mg
Kalium 436 mg
Jumlah Karbohidrat 27 g
Serat pangan 3,8 g
Protein 1,5 g
Vitamin A 44 IU Vitamin C 19,7 mg
Kalsium 6 mg Zat besi 0,4 mg
Vitamin B6 0,3 mg Vitamin B12 0 µg
Magnesium 30 mg
Siswi SMPN 10 Kirim Surat ke Gubernur

Siswi SMPN 10 Kirim Surat ke Gubernur


korankaltim
korankaltim
2016-10-07 05:00:31
Kritik Penggunaan Bahasa Asing di Ruang Publik



SAMARINDA – Siswi SMPN 10 Samarinda, Siti Anisa patut diacungi jempol. Karena, sikap kritisi pelajar yang duduk di bangku kelas IX tersebut cukup jeli menyikapi banyaknya bahasa asing di ruang publik Kaltim. Kritis positif tersebut dituangkan Anisa melalui sepucuk surat ditujukan kepada Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak, bertepatan lomba menulis surat kepada pejabat digelar Kantor Bahasa Kaltim dalam semarakkan Bulan Bahasa 2016.

Salah satunya kritik dalam surat Anisa, yakni jargon atau slogan digunakan Pemprov Kaltim tertulis “Visit Kaltim” dan “Kaltim Green”.

Isi surat Anisa memohon penggunaan Bahasa Indonesia lebih ditingkatkan lagi. Tujuannya tak lain menumbuhkan penyadaran penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara dan bahasa persatuan. Selain itu, untuk martabatkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa di negeri sendiri.

Dalam suratnya itu, Annisa juga mengingatkan penulisan beberapa papan nama instansi pemerintah yang menggunakan ejaan tidak standar.

Sebanyak 28 pelajar SMP dari penjuru Kaltim dan Kaltara turut serta dalam lomba tersebut. Berkat suratnya, Annisa dinobatkan sebagai juara pertama dan berhak membawa pulang tropi dan uang pembinaan Rp1,5 juta. “Saya lihat di kantor gubernur Kaltim ada tulisan besar “Visit Kaltim” 2016, ada juga “Kaltim Green”. Kenapa harus bahasa asing, kalau gunakan bahasa Indonesia lebih bangga,” ujar Anisa kepada Koran kaltim, Kamis (6/10).

Selanjutnya, putri pasangan Sumadi dan Suminda itu berharap surat yang ditulisnya itu bisa sampai ke tangan orang nomor satu di Kaltim, sehingga isi dari surat tersebut bisa dibaca.

“Saya akan bangga jika surat saya dibaca bapak gubernur. Harapan saya, semoga usulan saya bisa dikabulkan,” paparnya.

Sementara itu, guru sekaligus pelatih ekstrakulikuler seni dan bahasa SMPN 10 Samarinda, Solik Isrotin menjelaskan, upaya martabatkan bahasa Indonesia bukan perkara mudah. Bahkan, bahasa Indonesia terkesan mulai terdesak bahasa asing dalam penggunaannya sehari-hari. Mulai pergaulan hingga penggunaan di ruang publik.

Hal sehari-hari yang kita temui, mungkin banyak dianggap sepele, bahasa asing ditulis lebih besar atau diletakkan diatas, kemudian bahasa Indonesia dibawah. Hal itu sering ditemui. Terlebih lagi di pusat perbelanjaan, di bandara, bahasa Indonesia hanya terjemahan.

“Sekarang ini lazim tulisan open dulu, kemudian dibawahnya ada kata buka. Kenapa tidak dibalik, bahasa Indonesia diatas, setelah itu bahasa asing, itu jauh lebih martabatkan bahasa Indonesia,” sebutnya.

Solik menambahkan, SMPN 10 Samarinda sejak lama member perhatian serius pada bidang kebahasaan. Prestasi diraih pun tidak sedikit, dalam lomba tingkat kota, provinsi hingga nasional. Seperti karya ilmiah, membaca puisi, membaca cerpen, presenting dan lainnya, dari tingkat kota. (rs616)

loading...

baca LAINNYA