SMAN 14 Samarinda Gelar Debat Kandidat


korankaltim
korankaltim
2016-10-17 19:54:35
Pilih Ketua OSIS Baru



SAMARINDA – SMAN 14 Samarinda bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda menggelar debat kandidat, dalam rangka pemilihan ketua OSIS (Pemilos) SMAN 14 Samarinda, periode 2016/2017, Sabtu (15/10) lalu. KPU Samarinda memfasilitasi, pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (Osis) SMAN 14 Samarinda, dengan melakukan pendampingan dan bimbingan teknis terkait pelaksanaan Pemilos.

Ketua KPU Samarinda Ramaon Dearnov menjelaskan, sejak tahun 2015 lalu, KPU tengah gencar melakukan sosialisasi, tentang pendidikan politik kepada siswa SMA/SMK di Samarinda, dengan melakukan pendampingan dan bimbingan teknis, terkait pelaksanaan pemilos.

“Ini kerjasama KPU dengan Kesbangpol Kota Samarinda, dan sudah kami lakukan sejak pemilukada 2015 lalu. Nah mereka debat kandidat, nanti pemilosnya tanggal 20 Oktober,” ujarnya saat ditemui Koran Kaltim seusai acara Sabtu (15/10) lalu.

Menurut Ramaon, tujuan dari keterlibatan KPU dalam pelaksanaan Pemilos di beberapa SMA/SMK di Samarinda, adalah untuk memberikan gambaran nyata kepada siswa SMA/SMK atau sederajat, yang sebentar lagi akan memasuki usia pemilih pemula.

Diharapkan, ketika para siswa telah mengetahui bagaimana proses pemilihan itu berjalan, mereka tidak akan lagi hanya sekedar sebagai objek pemilu, yang bisa saja dimanfaatka oleh pihak-pihak yang ingin mengambil kepentingan.

“Jadi, kami bimbing mereka, untuk melaksanakan secara beruntut, proses dan mekanisme pemilihan. Dari tugas dan fungsi KPPKO (Komisi Penyelenggara Pemilihan Ketua OSIS), tugas dan fungsi KPPSS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Sekolah), pemutakhiran data, pencalonan, kampanye, debat kandidat, hingga proses pemilihan. Kita juga buatkan bilik dan surat suara yang sama persis, dengan yang digunakan KPU dalam pilkada,” paparnya.

Melalui upaya tersebut diharapkan pula para siswa ini nantinya saat menghadapi pemilihan yang sesungguhnya, tidak lagi takut, bingung atau bahkan tidak peduli. Ramaon juga menyampaikan bahwa ia merasa bangga, pasalnya ada salah satu calon perempuan yang mengikuti pemilos SMAN 14 tersebut.

“Ada salah satu calon yang perempuan, artinya masalah gender sudah tidak masalah. Karena kadang-kadang soal isu SARA (suku, ras, agama ), gender yang dipakai untuk mengotori proses-proses pemilhan,” sebutnya.

Sekitar 350 orang hadir dalam acara debat kandidat yang menghadirkan dua pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS SMAN 14 Samarinda.

Lebih lanjut, Ramaon mengatakan, upaya KPU melibatkan sekolah, tak lain dalam rangka memberikan simulasi proses pemilihan kepada siswa SMA/SMK atau sederajat, serta memberikan pendidikan politik kepada mereka. (rs616)

loading...

baca LAINNYA