Home >> Akademika >> SMPN 2 Tenggarong Matangkan UN CBT
BERSAMA MURID: Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 2 Tenggarong, Joko Triatno tampak akrab dengan murid kelas sembilan yang tidak lama lagi akan mengikuti ujian nasional.
BERSAMA MURID: Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 2 Tenggarong, Joko Triatno tampak akrab dengan murid kelas sembilan yang tidak lama lagi akan mengikuti ujian nasional.

SMPN 2 Tenggarong Matangkan UN CBT

Sejumlah Persiapan Mulai Dilakukan

TENGGARONG – Ujian nasional untuk sekolah menengah pertama (SMP) masih beberapa bulan lagi, tapi SMPN 2 Tenggarong sudah melakukan persiapan kepada murid – muridnya sejak satu minggu lalu.
“Minggu lalu kami baru saja melaksanakan simulasi ujian nasional berbasis komputer yang diikuti oleh 258 siswa dan siswi. Simulasi ini untuk mengajari anak didik bagaimana cara membuka, mengerjakan dan mengirimkan jawaban yang dipandu oleh administrator sekolah,” ujar Joko Trianto, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 2 Tenggarong kepada Koran Kaltim Senin (28/11) kemarin.
SMPN 2 Tenggarong sendiri sudah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sejak dua tahun lalu. Sementara untuk persiapan, pihak SMPN 2 Tenggarong akan melaksanakan dua macam persiapan yaitu akademis dan teknis. Persiapan akademis adalah pemantapan dan pengayaan materi untuk memperdalam penguasaan murid terhadap materi yang ada di ujian nasional. Persiapan teknis mencakup persiapan untuk melengkapi peralatan ujian seperti komputer beserta jaringan internet.
“Kami akan mengadakan pemantapan dan pengayaan materi untuk para siswa yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Januari nanti. Mata pelajarannya adalah bahasa Inggris, matematika, bahasa Indonesia dan ilmu pengetahuan alam,” katanya. Pemantapan dan Pengayaan Materi ini nantinya akan dilakukan setelah jam sekolah selesai. “Jadi ada penambahan 2,5 jam untuk tambahan jam belajar setelah jam sekolah reguler,” tambah joko.
Pihak guru pun dianjurkan untuk berkreatifitas untuk menunjang pembelajaran anak didiknya. Joko mengatakan bahwa guru bisa memberi anak didiknya soal latihan yang didapatkan dari internet maupun soal ujian nasional terdahulu maupun dari guru mata pelajaran yang bersangkutan.
Untuk persiapan teknis, pihak SMPN 2 Tenggarong akan menyiapkan 60 buah perangkat komputer dan jaringan internet untuk UNBK.
Joko berharap saat UNBK nanti, nilai ujian siswanya bisa lebih tinggi dari tahun lalu mengingat hasil UNBK tahun lalu cenderung menurun. Menurut Joko, hasil UNBK siswanya lebih rendah daripada hasil ujian yang tertulis. Dia beranggapan bahwa UNBK berefek pada pola pikir siswa, sehingga hasilnya menjadi menurun. Harapan lainnya juga disampaikan oleh Joko kepada pemerintah, salah satunya adalah kelancaran aliran listrik dan kelancaran jaringan internet selama UNBK nanti. (ted1116)