Breaking News
Home >> Akademika >> SMPN 4 Samarinda Optimalkan Media Sosial
DAPAT PENGHARGAAN: Kemampuan SMPN 4 Samarinda mengoptimalkan media sosial berbuah penghargaan  Inovasi Administrasi Negara (INAGARA) dari Menteri Pendayaagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia untuk periode 2015-2016. Penghargaan ini diterima Walikota Samarinda, Syaharie Jaang
DAPAT PENGHARGAAN: Kemampuan SMPN 4 Samarinda mengoptimalkan media sosial berbuah penghargaan Inovasi Administrasi Negara (INAGARA) dari Menteri Pendayaagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia untuk periode 2015-2016. Penghargaan ini diterima Walikota Samarinda, Syaharie Jaang

SMPN 4 Samarinda Optimalkan Media Sosial

Fanspage Facebook sebagai Forum Komunikasi Sekolah

SAMARINDA – SMPN 4 Samarinda mengoptimalkan penggunaan media sosial Facebook sebagai alat komunikasi efektif yang benar-benar mampu memberikan dampak terjalinnya keterhubungan antara semua elemen sekolah, mulai dari siswa, guru, staf, kepala sekolah, orang tua murid hingga pihak luar sekolah.
Bahkan, Fanspage Facebook resmi SMPN 4 Samarinda ini, berhasil membawa Kota Samarinda bersama inovasi di bidang pelayanan publik lainnya, untuk mendapatkan Penghargaan Inovasi Administrasi Negara (INAGARA) dari Menteri Pendayaagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia untuk periode 2015-2016 sebagai kota dengan inovasi pelayanan publik terbanyak.
Inisiator serta mantan Kepala SMPN 4 Samarinda Barlin Kesuma menjelaskan, selama ini media sosial hanya digunakan sebagai sesuatu yang sifatnya hiburan, namun SMPN 4 Samarinda mencoba memak-simalkan fungsi media sosial yang notabene banyak sekali diakses oleh hampir sebagian besar siswa dan orangtua siswa, untuk menjadi media komunikasi yang benar-benar efektif.
Dilatari oleh hal itu, kemudian pengelolaan akun tersebut dimak-simalkan dengan melibatkan guru, staf, hingga wakil kepala sekolah. Barlin mengatakan, dalam akun tersebut tidak hanya berisi informasi umum tentang sekolah saja yang tersedia, namun tersedia pula info kegiatan sekolah terbaru, dan lainnya. selain itu, pengunjung bisa bertanya, dengan tingkat respon mencapai 100 persen dengan rata-rata waktu jawab sekitar 34 menit per satu pertanyaan. Artinya, orangtua siswa, atau bahkan para siswa sendiri bisa menyampaikan pertanyaan tentang kegiatan sekolah, dan informasi penting lainnya dengan respon yang cepat.
“Selama ini kan medsos hanya dipakai untuk curhat, nah kita coba pakai itu menjadi forum sekolah, untuk menghubungkan semua stakeholder untuk bisa terkoneksi. Isinya ada video, foto, hasil rapat, kalender pendidikan, dan bisa jawab perta-nyaan dengan realtime. Karena admin kita ada beberapa orang, jadi masing-masing pertanyaan bisa langsung dijawab dengan cepat,” ujarnya dikonfirmasi Koran Kaltim Jumat (7/10) kemarin.
Dengan pemaksimalan media sosial ini, hal-hal penting seperti pengumuman kelulusan, hingga hasil ulangan harian bisa diakses dengan mudah oleh siswa dan orangtua murid. Bahkan, Barlin menuturkan, terkadang pihak sekolah membuat siaran langsung kegiatan sekolah, sehingga dapat dilihat secara lang-sung oleh para orang tua siswa.
Untuk tingkat efektifitasnya, Barlin mengatakan cukup tinggi. Pasalnya, hampir 90 persen warga sekolah telah memiliki akun Facebook. Barlin menceritakan, beberapa bulan lalu karena ada penutupan jalan, sekolah terpaksa harus meliburkan siswa kesokan harinya, namun informasi tersebut baru diterima pada hari Sabtu sore, dan tidak ada waktu lagi untuk mengumumkan kepada siswa. Kemudian informasi tersebut disampaikan melalui akun Fanspage Facebook SMPN 4 Samarinda. Tak disangka, keesokan harinya tidak ada siswa yang datang ke sekolah. Barlin mengatakan, dapat disimpulkan bahwa tingkat efektifitas peng-gunaan medsos tersebut cukup tinggi.
“Kalau yang bisa kita sampaikan, kegiatan sekolah, kadang kita buat siaran langsung. Dan orang tua bisa nanya ke kita misalnya, orang tua siswa mau mengecek, apakah anaknya yang pamit berangkat ekskul, ingin memastika apakah benar ada di sekolah. Nanti admin yang ada di lokasi bisa langsung cek dan memberikan jawaban relatime,” paparnya.
Lebih lanjut, Barlin mengatakan tidak ada alokasi khusus yang disiap-kan sekolah untuk mengelola akun facebook tersebut. Ia mengatakan, inovasi ini dibuat untuk memak-simalkan semua sumber daya yang ada. (rs616)