Home >> Samarinda >> Sosialisasikan Penyesuaian Tarif Air

Sosialisasikan Penyesuaian Tarif Air

Pagi Ini Koran Kaltim – PDAM Gelar Rembug Air Bersih di Hotel Senyiur

SAMARINDA –Kamis (20/10) pagi ini pukul 09.00 Wita, Koran Kaltim bekerjasama dengan PDAM Tirta Kencana Samarinda kembali menggelar Rembug Air bersih yang akan berlangsung di Lantai 2 Ballrooom Hotel Bumi Senyiur Jl Diponegoro. Kegiatan garapan Koran Kaltim ini akan membahas dan mensosialisasikan terkait dengan penyesuaian tarif air PDAM tahun 2016.
Menurut rencana acara akan dihadiri Direktur Utama PDAM Alimudin, akademisi Universitas Mulawarman Prof HA Waris serta Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat Pokja 30 Carolus Tuah.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu PDAM Samarinda telah melakukan kajian serta jajak pendapat hingga pertemuan dengan Walikota Samarinda H Syaharie Jaang dan berbagai pihak membahas perihal penyesuaian naiknya tarif air bersih di Kota Tepian. Bahkan, besaran prosentase penyesuaian sudah disetujui oleh Walikota yaitu 30 persen.
Alimudin menjelaskan penyesuaian tarif tersebut juga berlatarkan PDAM Samarinda selama 8 tahun terakhir belum melakukan penyesuaian tarif. Bahkan predikat PDAM dengan tarif termurah di Kalimantan disematkan kepada perusahaan yang berpusat di Jalan Tirta Kencana Samarinda tersebut.
Padahal, menurut Alimudin tidak dapat dipungkiri PDAM terus meningkatkan kinerja dan pelayanannya kepada pelanggan dengan menggulirkan berbagai inovasi dalam hal peningkatan pelayanan kepada pelanggan. “Subsidi kami kepada pelangan cukup tinggi, angkanya sekitar 93,07 persen dari total keseluaruhan pelanggan. Dan sekarang ini kan biaya operasional produksi juga meningkat, penyesuaian tarif ini didasarkan hal itu,” ujarnya.
Alimudin kemudian menyebutkan, kenaikan tarif listrik, dimana PDAM masuk dalam golongan industri besar , kenaikan harga bahan kimia hingga peningkatan pelayanan yang dilakukan oleh PDAM dirasa cukup untuk mendasari adanya penyesuaian tarif tersebut.
Penyesuaian tarif itu juga mengacu pada Perda Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Perda Nomor 4 Tahun 2010 Tentang Pembentukan PDAM, dimana didalamnya mengatur kenaikan tarif yang dilakukan sebesar 10 persen per tahun.
“Ada dasar hukumnya dong, Kemendagri Nomor 47 tahun 1999 tentang penilaian kinerja PDAM, Hal lain yang menjadi dasar penyesuaian tarif tersebut adalah demi peningakatan pendapatan PDAM untuk menambah pelayanan kepada masyarakat dan tercapainya 100 persen akses pelayanan air bersih di seluruh Samarinda tahun 2019 mendatang,” pungkasnya. (rs616)