Breaking News
Home >> Kutai Kartanegara >> Standardisasi Nilai UKG Semakin Berat

Standardisasi Nilai UKG Semakin Berat

TENGGARONG – Standar-disasi nilai ujian kompetensi guru (UKG) yang ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun ini jauh lebih berat dibandingkan tahun sebelumnya. Kemendikbud secara bertahap menaikkan standarisasi nilai UKG hingga 2019 mendatang.
“Tahun ini nilai UKG harus minimal 6,5 tiap mata pelajaran, sedangkan tahun lalu nilai yang dipatok hanya 5,5 saja. Ini terasa lebih berat karena dengan standar nilai 5,5 saja masih ada guru yang tidak lulus UKG,” kata Kadisdik Kukar Wiyono kepada Koran Kaltim, kemarin.
Mantan Sekretaris Bappeda Kukar ini menambahkan, tiap tahun Kemendikbud selalu menaikan nilai standarisasi kelulusan UKG. Hingga tahun 2019 mendatang, nilai minimal mata pelajaran mencapai 9,5.
Sebagai persiapan, Disdik Kukar terus menggelar Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) agar guru-guru yang mengikuti UKG bisa lulus. “Ujian MGMP sebagai patokan penilaian UKG, bulan depan sudah digelar ujian MGMP,” jelasnya.
Menurut Wiyono, rata-rata guru yang tidak lulus UKG berusia lanjut atau tidak menguasai teknologi.
“Mengisi soal UKG itu di komputer, kalau guru tidak menguasai komputer, maka akan menjadi hambatan saat mengisi soal UKG. Tapi, tidak ada kata terlambat untuk terus belajar IT, ini sangat penting bagi seluruh guru,” terangnya.
Wiyono berharap guru-guru yang mengikuti ujian UKG bulan depan bisa lulus 100 persen. “Jumlah pesertanya belum diketahui, tapi kita harap guru yang belum mengikuti UKG atau yang belum lulus UKG tahun sebelumnya bisa ikut ujian kembali,” harapnya. (ran415)