Breaking News
Home >> Nasional >> Subsidi Dihapus, Listrik Naik 200 Persen

Subsidi Dihapus, Listrik Naik 200 Persen

Era Kepemimpinan Jokowi

JAKARTA – Konsumen penikmat listrik golongan 900 VA, siap-siap membayar listrik selangit di tahun depan. Pasalnya, pemerintah bakal mencabut subsidi setrum bagi Rumah Tangga Mampu (RTM).
Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan, Ditjen Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM, Satya Zulfanitra menuturkan, dengan adanya perubahan itu biaya rekening bulanan pelanggan 900 VA RTM bakal terkerek lebih dari dua kali lipat dari biasanya. Sewaktu memperoleh subsidi biaya rekening per bulan hanya Rp74.000. “Sekarang ini mereka masih bayar Rp74.000. Nah nanti naik secara bertahap,” ujar Satya di Jakarta, Jumat (18/11/2016).
Dia tahap pertama, Satya bilang, tarif bakal naik menjadi Rp98.000 per bulan pada periode Januari-Februari 2017. Selanjutnya di periode Maret-April rekening bulanan terkerek lagi menjadi Rp98.000. “Di Mei hingga Juni Rp180 ribu. Sehingga selanjutnya tarif akan mengikuti keekonomian,” ucap dia.
Sebagai informasi, impelementasi kebijakan itu telah diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM No 28/2016 tentang Tarif Tenaga Listrik PT PLN (Persero) yang mengatur penerapan tarif non subsidi bagi rumah tangga daya 900 Volt-Ampere (VA) yang mampu secara ekonomi, serta Permen ESDM No 29/2016 tentang Mekanisme Pemberian Subsidi Tarif Tenaga Listrik Untuk Rumah Tangga.
Dasar pertimbangan subsidi listrik tepat sasaran, sesuai dengan Undang-Undang (UU) No 30/2007 tentang Energi dan UU No 30/2009 tentang Ketenagalistrikan, Pemerintah menyediakan dana subsidi untuk kelompok masyarakat tidak mampu. Karena itu Pemerintah memberikan subsidi Iistrik kepada pelanggan dengan daya 450 VA dan 900 VA yang termasuk dalam rumah tangga miskin dan tidak mampu. (im)