Sudah 90 Persen Data Wajib E-KTP Direkam


korankaltim
korankaltim
2016-10-06 05:00:05
SAMARINDA – Hingga 27 September 2016 lalu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda telah merekam 94,73 persen dari total wajib E-KTP di Samarinda yang berjumlah 532.541 jiwa, atau sekitar 506.121 jiwa yang sudah melakukan perekaman. Sekretaris Disdukcapil Samarinda HM Subhan menjelaskan, Samarinda bahkan telah berhasil melampaui target perekaman nasional yang diberikan oleh Pemerintah Pusat sebesar 85 persen. Jika dilihat dari angka jumlah wajib KTP, maka Disdukcapil Samarinda masih memiliki hutang sebanyak 26.420 jiwa yang belum melakukan perekaman. Subhan menuturkan, data wajib KTP tersebut adalah mereka yang masih menggunakan KTP Sistem Administrasi Kependudukan (Siak). “Saya optimis mudah-mudahan sampai akhir 2016, bisa 100 persen terekam,” ujarnya.

Pencapaian tersebut tidak lepas dari upaya sosialisasi kepada masyarakat, melalui pembatasan perekaman E –KTP untuk pemegang KTP Siak. Yang dibatasi hingga tanggal 30 September 2016 lalu.

Subhan menuturkan, upaya tersebut dilakukan oleh Disdukcapil dalam rangka percepatan target perekaman Nasional, kemudian percepatan perekaman data E- KTP tersebut dalam rangka persiapan penyelenggaraan E-Voting (Pemilu berbasis Daring), selain itu percepatan perekaman E-KTP ini dilakukan sebagai langkah penunggalan data kependudukan, agar tidak lagi ada data penduduk ganda.

Namun demikian, meskipun perekaman data sudah hampir mencapai 100 persen, tetapi untuk pencetakan E-Ktp masih terkendala minimnya blanko E-Ktp. Untuk itu, bagi masyarakat yang sudah melakukan perekaman data E-KTP, diberikan KTP sementara, yang berlaku sama seperti E-KTP. KTP sementara berlaku maksimal 6 bulan atau hingga E-KTP sudah dicetak.

Pencetakan E-KTP dilakukan dengan sistem prioritas, mendahulukan data yang berstatus PRR (print ready record), dimana data tersebut sudah terekam sejak periode Juni. Hingga saat ini, data perekaman berstatus PRR berjumlah 13.775 data. (adv/rs616)

loading...

baca LAINNYA