Breaking News
Home >> Sportainment >> Suzuki Andalkan Iannone di 2017
MAMPU BERSAING: Setelah ditinggalkan Maverick Vinales, Suzuki kini menumpukan harapan kepada pebalap utama mereka Andrea Iannone (kiri) pada balapan MotoGP musim depan.
MAMPU BERSAING: Setelah ditinggalkan Maverick Vinales, Suzuki kini menumpukan harapan kepada pebalap utama mereka Andrea Iannone (kiri) pada balapan MotoGP musim depan.

Suzuki Andalkan Iannone di 2017

JEREZ – Suzuki bersiap memulai petualangan barunya tanpa Maverick Vinales. Pabrikan asal Jepang kini amat berharap pada sosok Andrea Iannone untuk bertarung di sirkus MotoGP 2017.
Di MotoGP 2016, Suzuki finis di peringkat empat klasemen. Keberhasilan tersebut tak lepas dari penampilan brilian Vinales.Pebalap yang bakal pindah ke Yamaha itu tampil bersinar dengan merebut satu kemenangan musim ini. Total dari 18 seri balap, pemuda kelahiran Figueres, Spanyol, 12 Januari 1995 empat kali naik podium dan finis di peringkat empat klasemen akhir pembalap.
Meski bersinar bersama Suzuki, Vinales nyatanya lebih tertarik menjajal tantangan baru dengan pindah ke Yamaha. Tim Garpu Tala menunjuknya sebagai duet anyar Valentino Rossi musim depan, setelah Jorge Lorenzo memilih hengkang ke Ducati.
Tak pelak, Suzuki menilai persaingan musim depan bakal lebih berat. Setelah dibuat kewalahan oleh Rossi, Lorenzo, dan Marc Marquez, kini Vinales resmi jadi musuh baru mereka. “Kami punya lawan yang amat kuat yakni Marquez, Rossi, Vinales dan Lorenzo. Tapi kami punya paket (motor) untuk bersaing dengan mereka,” tutur manajer tim Suzuki Ecstar Davide Brivio dalam wawancaranya bersama Cycle World, Selasa (22/11) kemarin.
Ada pun musim depan Suzuki bakal punya Iannone sebagai gantinya Vinales. Pembalap Italia tersingkir dari Ducati lantaran pabrikannya lebih memilih menduetkan Lorenzo dengan Andrea Dovizioso.
Suzuki yakin, Iannone adalah salah satu pembalap papan atas dan bisa diandalkan untuk bersaing musim depan. Rider berusia 27 tahun itu memang sudah buktikan diri musim ini dengan merebut kemenangan di Grand Prix Austria. “Kami berharap banyak pada Iannone.Kami memilih Iannone karena kami pikir Ia adalah pembalap MotoGP papan atas. Dia punya kapasitas menangkan balapan,” imbuh Brivio. “Iannone pembalap yang tangguh. Itu membuat kami bakal berusaha berikan motor yang bagus dan mengatur sesuai dengan gaya balapnya. Dia akan membimbing kami mengembangkannya,” imbuhnya.
Selain Iannone, Suzuki juga merekrut bintang Moto2 Alex Rins. Jika dibanding Iannone, Suzuki mengakui jika pembalap berusia 20 tahun memang masih perlu banyak belajar dan dipersiapkan sebagai bintang di masa mendatang. “Di saat bersamaan, Alex Rins masih butuh banyak belajar. Kami pikir Ia punya talenta. Dia masih sangat muda dan tengah menikmati tantangan barunya, Kami kira tim kami sudah seimbang. Kami punya pembalap yang siap bersaing musim ini, dan pebalap lain yang siap berada di papan atas musim depan,” tutupnya.
Selanjutnya, Suzuki bakal menggelar pengujian pribadi di Sirkuit Jerez 23-25 November nanti. Mereka bakal beradu prototype motor musim depan bersama Ducati, Honda, dan KTM. Sementara Yamaha bakal menggelar pengujian terpisah di Sepang, Malaysia. (spc/mar)