Breaking News
Home >> Hukum & Kriminal >> Tabung Gas “Menggunung” di Polsek Balikpapan Utara

Tabung Gas “Menggunung” di Polsek Balikpapan Utara

BALIKPAPAN – Ratusan tabung gas takaran 3 kilogram (kg) dan 12kg, barang bukti kasus pengoplosan masih menumpuk di kantor Polsek Balikpapan Utara. Tabung elpiji ini belum dipindahkan meski kasusnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Balikpapan.
Belum dipindahkannya barang bukti tersebut lantaran di Kejari Balikpapan tada ada tempat penyimpanan yang aman, mengingat tabung gas rawan terbakar.
Pantauan media ini, ratusan tabung gas tersusun tak rapi berdekatan dengan kamar mandi. Ratusan tabung gas tersebut disimpan bersamaan dengan barang bukti sepeda motor.
Kapolsek Balikpapan Utara, AKP Sarbini melalui Panit Reskrim Polsek Balikpapan Utara, Ipda Nikson Sitompul mengakui untuk sementara sengaja barang bukti tabung gas disimpan di Polsek Balikpapan Utara.
“Semua tanggungjawab Kejaksaan karena berkasnya sudah P21, ya ratusan tabung gas LPG ini belum dipindahkan karena di sana tidak ada tempat makanya untuk sementara di sini dulu,” beber Nikson.
Untuk diketahui, berkas perkara kasus pengoplosan tabung gas LPG 3kg yang ditangani Polsek Balikpapan Utara dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejari Balikpapan. Ada tiga tersangka yakni Winarko (35), Suryadi alias Suryo (30), dan Sidik (25) yang sebelumnya dibekuk anggota Opsnal Polsek Balikpapan Utara pada awal Agustus 2016 lalu.
Tersangka dijerat dengan Pasal 62 Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan Konsumen dengan ancaman pidana penjara 5 tahun dan Undang undang Migas Pasal 53 Nomor 22 tahun 2001 dengan ancaman hukuman 3 tahun penjara.
Proses penyerahan tersangka kepada Kejaksaan dilakukan pada Kamis (29/9) siang. “Penyidikan dari polisi selesai, saat ini proses hukumnya jadi tanggung jawab JPU,” ungkap Nikson.
Terbongkarnya bisnis haram yang diinisiasi oleh Winarko bermula laporan masyarakat di kawasan Jalan Batu Butok Blok C Balikpapan Utara yang kerap terganggu atas aktivitas ilegal yang dilakukan ketiga tersangka.
Modus operandi yang dilakukan pelaku dengan memindahkan gas dari tabung elpiji ukuran 3kg atau tabung gas subsidi ke tabung gas 12kg atau non susbsidi menggunakan mesin pompa yang sudah dimodifikasi.
Atas aktiviatas pelaku tersebut mendapatkan keuntungan Rp 50 ribu per tabung LPG 12 kg. Petugas juga mengamankan barang bukti ratusan tabung LPG 3 kg dan 12 kg. (yud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*