Home >> Football kaltim >> Tak Boleh Anggap Remeh Lawan
img_6123

Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Mitra Kukar Vs Persegres Gresik United

TENGGARONG – Tuan rumah Mitra Kukar mengincar kemenangan atas tamunya Gresik United, dalam lanjutan kompetisi kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, di Stadion Madya Aji Imbut, Tenggarong Seberang. Kickoff laga penutup pada Pekan ke-29 ini, rencananya akan digelar malam ini pukul 20.00 wita.
“Kita bertindak sebagai tuan rumah, prioritas kita, fokus kita bagaimana bisa memenangkan laga,” kata Pelatih Kepala Mitra Kukar, Jafri Sastra, pada keterangan pers di Aji Imbut, kemarin.
Rasa optimistis ini ditunjukan pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat ini, disebabkan anak asuhnya sudah siap menghadapi Laskar Joko Samudro. Selama empat hari terakhir belakangan Jafri sudah menyiapkan timnya meski di tengah terpaan krisis pemain.
Jafri tidak terpengaruh dengan kondisi sang tamu yang datang ke Tenggarong dengan kondisi tidak pernah menang dalam empat laga terakhir. Anak asuhan Eduard Tjong ini mengalami tiga kali kalah dan satu kali imbang.
Belum lagi gelandang andalan mereka yang berasal dari Korea Selatan, Oh In-Kyun masih bermasalah pada kebugarannya, karena baru saja pulih dari cedera. “Kondisi internal dari pada Gresik United tidak bisa kita jadikan itu suatu keuntungan,” tegas Jafri.
Terpisah, salah seorang pemain M Bachtiar mengatakan akan bekerja keras untuk memenuhi target manajemen yakni meraup poin penuh.
Secara pribadi, Bachtiar tak menganggap enteng tim tamu meski dalam kondisi yang tidak ideal datang ke Tenggarong. “Tidak menganggap remeh, harus bekerja keras, kompak, Insya Allah kita bisa menang lagi,” ujar.
Terpisah, Eduard Tjong nampaknya sadar diri saat memimpin timnya ke Tenggarong. Menurut Tjong, Mitra Kukar adalah tim yang kuat dan memiliki materi pemain yang bagus. Belum lagi permasalahan klasik yang dialaminya, lemahnya lini belakang. “Target kita jangan sampai kalah. Kita tahu mereka punya Marlon, Bayauw, dan pemain-pemain muda semuanya yang mempunyai naluri gol. Ini yang menjadi perhatian kami besok,” katanya.
Eduard Tjong mengatakan tidak akan menginstruksikan terhadap anak asuhnya untuk bermain bertahan, karena menurutnya fatal akibatnya jika memberikan keleluasaan pemain Mitra menyerang. (ale)