Tak Ikut Miliki Sabu-sabu, Ibu Tiga Anak Divonis 5 Tahun


korankaltim
korankaltim
2016-10-07 05:00:51
TARAKAN - Pengadilan Negeri (PN) tarakan akhirnya menjatuhkan vonis terhadap AY selama 5 tahun penjara, Kamis (6/10). Ibu tiga anak itu divonis bersalah atas kepemilikan sabu-sabu seberat 70 gram yang disita dari rumahnya. Sidang putusan ini dipimpin Majelis Hakim Christo E.N Sitorus. Putusan ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum, Aulia Rahman yang menuntut terdakwa dipidana penjara 15 tahun.

Humas Pengadilan Negeri Tarakan, Melcky Johny Ottoh mengatakan majelis hakim memiliki pertimbangan sendiri sebelum mengambil keputusan. "Denda Rp 800 juta subsider 2 bulan kurungan, pertimbangannya barang bukti itu memang ditemukan di-rumahnya, tetapi barang tersebut diakui milik Dani, adiknya," ujar Melcky yang juga salah satu Majelis Hakim perkara AY ini.

AY ditangkap saat dirumahnya ditemukan narkoba jenis sabu-sabu seberat lebih dari 7 gram. Tapi, AY men-jelaskan jika barang haram tersebut bukan miliknya melainkan milik Jani adik AY yang ikut tertangkap setelah AY.

Dalam perkara ini Jani juga dituntut 15 tahun penjara tapi putusan Majelis Hakim baru diagendakan Kamis (13/10) pekan depan. "Fakta di persidangan juga tidak ada bukti yang membuktikan bahwa AY adalah pemilik sabu-sabu. Dari tes urine juga negatif," tambahnya.

Sementara JPU, usai mendengarkan vonis majelis hakim belum menentukan sikap dan menyatakan memanfaatkan waktu tujuh hari untuk pikir-pikir. "Secara otomatis, Pengacara juga pikir-pikir," tutup Melcky.

Terpisah Penasehat Hukum terdakwa, Agustan dan Rabshody Roestam ketika dikonfirmasi mengaku bersyukur dengan putusan hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa. "Berarti Hakim mem-berikan keadilan untuk klien kami. Tapi, kalau jaksa menyatakan banding karena putusannya lebih ringan, kami siap membuat memori kontra," jawab Rabshody, dikonfirmasi terpisah, kemarin.

Nunung Tri Sulistyawati yang juga merupakan penasehat hukum AY menambahkan, memang dalam fakta persidangan tak ada hal yang menga-rah AY sebagai pemilik sabu-sabu.

"Rumah tempat tertangkapnya AY ini merupakan milik orangtuanya dan ditinggali oleh AY beserta suami. Namun, Jani adik AY ini juga kerap keluar masuk rumah AY, sementara rumah Jani di sebelah rumah AY," tandas Nunung. (saf)

baca LAINNYA